Kumparan Logo

Membentangkan Kostum, Cara Suporter Lyon Menghormati Nabil Fekir

kumparanBOLAverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Nabil Fekir. (Foto: Franck Fife/AFP)
zoom-in-whitePerbesar
Nabil Fekir. (Foto: Franck Fife/AFP)

Nabil Fekir sial. Ia tak dapat bermain dalam laga Montpellier di Parc Olympique Minggu (19/11/2017) lalu. Fekir tak bisa dimainkan oleh Manajer Olympique Lyon, Bruno Genesio, karena akumulasi kartu kuning.

Fekir mendapatkan kartu kuning ketiganya setelah melakukan selebrasi membentangkan kostum ala Lionel Messi dalam laga derbi kontra St. Etienne, 5 November lalu. Fekir, atas kelakuannya itu, jelas bikin penggemar St Etienne berang. Kelakuannya berisiko, tetapi di sisi lainnya sikap ini memenangi hati penggemar Lyon.

Rasa kagum penggemar Lyon bertambah setelah menyaksikan keputusan yang dilakukan Fekir secara sadar. Fekir merasa perlu datang ke stadion, dan saat laga kontra Montpellier itu, ia hadir. Ia duduk di bangku penonton selayaknya suporter lainnya. Memberikan tepuk tangan kepada fans yang kemudian memberikan salut kepadanya.

Fekir adalah salah satu bakat sepak bola Prancis yang ramai diperbincangkan. Fekir, jika berbicara dari segi statistik, memang produktif. Dalam 11 laga yang ia mainkan di ajang Ligue 1 musim ini, 11 gol berhasil ia lesakkan. Ia unggul jika dibandingkan striker Lyon, Mariano (9 gol), atau bahkan Memphis Depay (6 gol).

X post embed

Tak hanya gol, Fekir juga menorehkan 4 assist musim ini. Jumlah tersebut setara dengan apa yang dicetak Depay musim ini. Kontribusi Fekir adalah salah satu sebab mengapa kini Lyon hanya terpaut sembilan poin dengan penguasa Ligue 1, PSG, dan berada di posisi ketiga klasemen sementara Ligue 1.

Masih belum cukup? Simak juga catatan dari Squawka ini: dari 11 laga, Fekir sudah mengkreasikan 22 kans, yang mana membuatnya jadi kreator peluang terbanyak untuk Lyon di Ligue 1 musim ini.

instagram embed

Sehingga tak mengherankan kalau kemudian klub macam Arsenal atau Barcelona menginginkannya – meski Lyon belum mendapatkan tawaran resmi. Fekir sendiri? Jika mengacu pada apa yang diutarakan Jean-Michel Aulas, ia tak begitu peduli tentang hal tersebut. Ia diberikan ban kapten dan tampak sangat menikmati peran barunya itu.

“Jelas (ia akan bertahan hingga akhir musim), dan tidak ada yang bilang bahwa ia akan pergi di akhir musim ini. Ia berada di bawah kontrak. Ia gembira di Lyon. Dia tak hanya sedang menikmati masa-masa kesuksesannya, tetapi juga menikmati menjadi kapten di Olympique Lyonnais. Terima kasih kepadanya karena Lyon kembali berada di atas,” ucap Aulas sebagaimana dilansir ESPN.

Untuk membayar jerih payah Fekir selama ini, suporter Lyon memiliki sebuah kejutan kecil. Dalam laga yang melawan Montpellier yang berakhir imbang, penggemar Lyon kemudian membentangkan kostum, seperti apa yang dilakukan Fekir. Mereka membentangkan kostum pada menit ke-18, yang notabene nomor belakang milik pemain berdarah Aljazair ini.

Untungnya bagi Fekir, ia masih bisa membuat penggemar Lyon lebih bahagia lagi; sang kapten dipastikan bisa dimainkan pada pekan berikutnya.