Kumparan Logo

Menang Atas Lokomotiv Moskva, Juventus Amankan Slot 16 Besar

kumparanBOLAverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Suporter Lokomotiv Moskva di laga melawan Juventus. Foto: REUTERS/Evgenia Novozhenina
zoom-in-whitePerbesar
Suporter Lokomotiv Moskva di laga melawan Juventus. Foto: REUTERS/Evgenia Novozhenina

Juventus tak mampu membayar tuntas rindu di Moskva. Tidak ada clean sheet saat berlaga di markas Lokomotiv Moskva pada Kamis (7/11/2019). Namun, setidaknya kemenangan berhasil direngkuh Si Nyonya Tua di RZD Arena.

Matchday keempat Liga Champions 2019/20 itu tuntas dengan kemenangan 2-1 untuk Juventus. Aaron Ramsey (3') dan Douglas Costa (90+2') membukukan gol Juventus, sedangkan Aleksey Miranchuk membalas pada menit 12.

Hasil ini memastikan Juventus mengamankan satu tempat di babak 16 besar. Kini Juventus jadi pemuncak sementara Grup D dengan torehan 10 poin.

Status runner up sementara masih menjadi milik Atletico Madrid yang mengoleksi tujuh poin dan akan berlaga melawan Bayer Leverkusen. Lokomotiv ada di posisi tiga dengan tiga poin dan Leverkusen merupakan juru kunci sementara tanpa poin.

Yuri Semin menyambut Juventus dengan menginstruksikan anak-anak asuhnya untuk tampil dalam pakem dasar 4-4-1-1. Eder ditugaskan sebagai penyerang tunggal mendapat sokongan Miranchuk di lini kedua.

Area sentral menjadi wilayah kekuasaan Grzegorz Krychowiak dan Dimitri Barinov yang diapit oleh Joao Mario dan Rifat Zhemaletdinov. Juventus mesti memikirkan cara terbaik untuk menghantam pertahanan Lokomotiv yang dibangun oleh Maciej Rybus, Vedran Corluca, Benedikt Howedes, Vladislav Ignatjev, dan tentu saja sang kiper, Guilherme.

Maurizio Sarri menyerahkan lini depan kepada Cristiano Ronaldo dan Gonzalo Higuain. Keduanya ditopang oleh Ramsey di pos gelandang serang. Miralem Pjanik menjadi komando di area sentral, bertandem dengan Adrien Rabiot dan Sami Khedira.

Daniele Rugani dan Leonardo Bonucci ditugaskan di pos bek tengah, diapit Alex Sandro dan Danilo. Keempatnya bertugas mengawal Szczesny yang bersiaga di depan gawang.

Laga Lokomotiv Moskva vs Juventus. Foto: REUTERS/Maxim Shemetov

Babak pertama diawali dengan kejutan. Juventus hanya membutuhkan tiga menit untuk menggebrak. Tak asal menggebrak. Ramsey mengantar Juventus pada keunggulan 1-0 lewat golnya yang berawal dari sepakan bebas Ronaldo.

Guilherme yang gagal menangkap bola kiriman Ronaldo dengan sempurna memang kena getahnya. Dengan cepat Ramsey menyambar bola dan menggetarkan jala gawang yang dikawal Guilherme.

Namun, duka itu cuma sesaat. Mala turut menghampiri Juventus sembilan menit berselang. Semuanya berawal dari kejelian Rybus dalam melepaskan umpan silang dari sisi kiri.

Umpan tersebut diteruskan oleh Miranchuk dengan sundulannya ke arah gawang. Manuver Miranchuk itu belum sanggup meruntuhkan penjagaan Szczesny karena ternyata bola membentur tiang gawang.

Namun, salah besar jika menyangka kondisi sudah adem-ayem buat Juventus. Miranchuk belum selesai. Pemain bernomor punggung 59 ini menyambar bola liar dan melepaskan tendangan ke arah gawang yang tanpa pengawalan. Kedudukan menjadi imbang 1-1.

Pemain-pemain Lokomotiv merayakan gol Miranchuk. Foto: REUTERS/Maxim Shemetov

Juventus berang karena keunggulan mereka direnggut bahkan sebelum babak pertama tuntas. Sebaliknya, Lokomotiv tambah berapi-api karena membuktikan sendiri bahwa tembok pertahanan Juventus bisa mereka runtuhkan tak lebih dari 15 menit.

Serangan demi serangan muncul dari kedua kubu. Dua tembakan mengarah gawang dilepaskan oleh Higuain, sedangkan Ronaldo mengancam lewat satu tembakan tepat sasaran.

Namun, semuanya mentah di hadapan Guilherme yang tampil impresif di depan gawang Lokomotiv. Di sisi lain, Lokomotiv hanya berhasil membuat satu tembakan mengarah gawang setelah gol tadi lewat upaya Grzegorz Krychowiak.

Kedudukan imbang 1-1 memaksa kedua tim tampil menggebrak sejak kembali dari ruang ganti. Ronaldo langsung menghentak lewat tendangan bebas pada menit 48. Namun, Guilherme dapat membaca arah bola dengan tepat. Kiper asal Rusia itu memastikan Ronaldo tak membobol gawang timnya. Setidaknya untuk saat itu.

Agresivitas Juventus tak mengendur usai rehat. Namun, Juventus membutuhkan kreativitas lebih untuk merubuhkan pertahanan Lokomotiv. Sadar akan hal itu, Sarri memutuskan menarik Ramsey dan memasukkan Rodrigo Bentancur pada menit 64.

Keputusan itu logis mengingat Bentancur acap menjadi jantung yang mengalirkan bola ke lini serang. Sarri belum selesai mengutak-atik skuatnya. Enam menit berselang, giliran Khedira yang ditarik dan digantikan oleh Costa.

Pemain-pemain Juventus merayakan gol Douglas Costa. Foto: REUTERS/Maxim Shemetov

Ironisnya, justru Lokomotiv yang mendapat dua kesempatan beruntun. Yang pertama, via tembakan jauh Mario yang melenceng tipis ke kanan gawang. Yang kedua, tendangan jarak jauh Miranchuk yang berhasil diselamatkan oleh Szczesny.

Keputusan Sarri untuk memasukkan Costa terbukti jitu. Costa berhasil memecah kebuntuan saat injury time. Ia melepaskan tembakan dari dalam boks dengan memanfaatkan assist kiriman Higuain.

Torehan itu menjadi penentu. Tak masalah kartu kuning karena perayaan gol yang berlebihan. Namanya juga gol di menit-menit akhir. Liga Champions pula. Supersub. Juventus menutup malam thriller di Moskva dengan kemenangan 2-1, Juventus menjejak ke babak 16 besar Liga Champions 2019/20.