David Silva

Mendirikan Patung David Silva Bisa Jadi Bentuk Ketidakadilan Man City

9 Juli 2020 15:49
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
David Silva. Foto: Oli Scarff/Pool via Reuters
zoom-in-whitePerbesar
David Silva. Foto: Oli Scarff/Pool via Reuters
ADVERTISEMENT
David Silva sudah tidak akan menghiasi skuat Man City untuk musim mendatang. Sebelumya, dia adalah bintang Valencia, lalu kini dia akan meninggalkan Manchester sebagai legenda.
ADVERTISEMENT
Musim panas 2010 adalah titik awal perjalanan karier Silva bersama The Citizens. Si gelandang asal Spanyol tak datang sendirian pada waktu itu, melainkan juga ada sejumlah nama lain yang dibeli Man City dengan harga yang cukup menguras kantong.
Dalam rombongan itu, ada juga Jerome Boateng, Yaya Toure, Aleksandar Kolarov, Mario Balotelli, hingga James Milner. Duit yang dikeluarkan City untuk menebus Silva adalah berkisar 24 juta poundsterling--sama seperti Toure dan Balotelli.
Di antara nama-nama itu, hanya Silva dan Toure yang ending-nya paling manis. Namun, jika dibandingkan Toure, karier Silva mungkin lebih mulus lagi karena tak ada kontroversi maupun konflik besar yang mewarnai kariernya di Man City.
David Silva. Foto: Michael Regan/Pool via Reuters
zoom-in-whitePerbesar
David Silva. Foto: Michael Regan/Pool via Reuters
Sekarang pertanyaannya, usai 10 musim mengabdi, pantaskah pemain yang kini berusia 34 tahun itu dibuatkan patung oleh Man City?
ADVERTISEMENT
Yah, untuk pamer saja bahwa Man City juga punya legenda gitu, lho. Kan selama ini, mereka sering diledek "enggak punya legenda" atau "legenda mereka adalah uang".
Menanggapi hal itu, Pep Guardiola, sih, punya opini sendiri. Intinya, apakah membuatkan patung untuk Silva adalah sebuah kebijakan yang adil?
"Saya tidak tahu. Klub ini pernah memiliki banyak pemain top yang luar biasa. Pablo Zabaleta, Joe Hart, Vincent Kompany, Silva, Sergio Aguero adalah contohnya," ujar pelatih berdarah Catalunya itu, dilansir BBC.
David Silva dan Pep Guardiola. Foto: Reuters/Carl Recine
zoom-in-whitePerbesar
David Silva dan Pep Guardiola. Foto: Reuters/Carl Recine
"Para pemain itu telah membantu klub hingga bisa berada di titik ini. Mungkin, [mereka] layak diabadikan sebagai nama jalan atau lapangan," lanjutnya.
Apa yang dikatakan Guardiola itu ada benarnya. Dan, oh, sebetulnya Yaya Toure juga layak dibuatkan patung atau diabadikan dengan cara lain, mengingat dia pernah menjadi kapten sekaligus pemain krusial bagi kubu 'Manchester Biru'.
ADVERTISEMENT
Kenapa Guardiola tak menyebut Toure? Well, Toure memang sulit untuk bisa klop dengan gaya permainan Guardiola sejak di Barcelona. Jadi, mungkin dia lupa, baik sangka saja.
Oke, kembali ke Silva. Jika di mata Guardiola sendiri, Silva itu sebenarnya pemain yang bagaimana?
David Silva dan Pep Guardiola. Foto: Reuters/Phil Noble
zoom-in-whitePerbesar
David Silva dan Pep Guardiola. Foto: Reuters/Phil Noble
Menurutnya, kontribusi Silva untuk Man City selama 10 tahun terakhir adalah fantastis. Luar biasa. Dia berharap, suporter bisa memberikan penghormatan terakhir untuknya.
"Kami ingin agar orang-orang (suporter) bisa ke Etihad untuk menonton pertandingannya sebagai salah satu legenda klub," katanya.
Eks rekan setim Silva di Man City, Micah Richards, juga sempat mengungkapkan kekaguman terhadapnya di kolom BBC. Dia menyadari, Silva--juga Kompany--menjuarai Premier League bersama tiga pelatih berbeda: Roberto Mancini, Manuel Pellegrini, dan Guardiola.
Dalam rezim ketiganya, Silva selalu menjadi andalan. Selalu cocok dan bisa 'memikri' dengan gaya permainan tiga pelatih itu. Sesuatu yang tak bisa dilakukan Hart maupun Toure.
David Silva mengenakan jersi spesial Manchester City. Foto: Dok. Man City
zoom-in-whitePerbesar
David Silva mengenakan jersi spesial Manchester City. Foto: Dok. Man City
"Betapa hebatnya dia, bahkan dia masih berpengaruh pada usia 34 tahun. Saat memikirkan bagaimana City menyerang, menghancurkan lawan dengan permainan dan operan cepat, aku langsung teringat David. Akan menjadi sangat aneh ketika dia pergi di akhir musim," terangnya.
ADVERTISEMENT
"Ya, dia pendek (173 cm), tetapi itu tidak pernah menghentikannya. Dia beda kelas, dan aku langsung tahu dia akan menjadi salah satu yang terbaik," tulis pemain yang membela City selama 2005-2015 itu.
Jadi, adilkah mendirikan patung untuk David Silva? Hmm... Mungkin biar impas, jangan cuma Silva, tetapi pemain-pemain dengan kontribusi besar bagi Man City juga layak mendapatkan kredit.
Sebagaimana kata Pep Guardiola, Man City bisa sampai sehebat sekarang bukan cuma karena David Silva saja, tetapi juga pemain-pemain lain.
Sepakat?
---
Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona.
---
Saksikan video menarik di bawah ini.
Ini adalah rumah dan tempat berinteraksi para fans Liga Inggris di kumparan. Jangan lupa subscribe agar dapat update informasi terbaru soal jadwal dan ulasan serta peluang memenangkan tiket gratis nonton Premier League langsung di Inggris.
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten