Menpora Minta Timnas U-23 Tak Terpengaruh Komentar Netizen
ยทwaktu baca 2 menit

Menteri Pemuda dan Olahraga Indonesia (Menpora), Dito Ariotedjo, meminta penggawa Timnas U-23 Indonesia untuk menutup kuping dan mata soal komentar negatif dari netizen. Timnas U-23 tengah tuai krtik usai kalah dari Irak di perebutan tempat ketiga Piala Asia.
Timnas U-23 harus gagal amankan tiket Olimpiade Paris 2024 usai kalah dari Irak dalam perebutan juara ketiga Piala Asia di Abdullah Bin Khalifa Stadium, Qatar, Kamis (2/5) lalu. Kini, Rafael Struick cs harus jalani laga playoff kontra Guinea untuk amankan tiket tersisa Olimpiade pada Kamis (9/5) pukul 20:00 WIB, di INF Clairefontaine, Prancis.
Dito berharap penggawa Timnas U-23 tidak terpengaruh dengan hujatan masyarakat dan berfokus pada pertandingan melawan Guinea nanti. Bahkan, ia menyarankan penggawa 'Garuda Muda' untuk mematikan kolom komentar pada media sosial masing-masing.
"Pokoknya fokus saja jangan terpengaruh. Dan saya menyarankan (pemain Timnas U-23) jangan lihat kolom komentar dulu, tapi lihatlah evaluasi dari pelatih," ujar Dito kepada pewarta di kantor Kemenpora, Jakarta, Selasa (7/5).
Dito juga meminta Timnas U-23 menerima hujatan tak diambil hati dan menganggap seperti angin lalu. Sebab, netizen tidak begitu tahu tentang apa yang terjadi dan proses dibalik semua itu. Selain itu, Ia juga meminta masyakarat untuk tetap mendukung penuh 'Garuda Muda' apa pun hasil laga melawan Guinea nanti.
"Pokonya yang penting fokus pada rencana dan fokus pada apa yg sudah dilatih, semangat. Dan yang pasti mungkin netizen tidak melalui prosesnya dan tidak mengikuti secara detail. Jadi apa pun hasil laga besok saya minta masyarakat tetap dukung," lanjut Dito.
Netizen sebelumnya ramai-ramai terlihat menyerang salah satu akun pemain Timnas U-23 yakni Marselino Ferdinan usai kekalahan dari Irak pada Piala Asia lalu. Marselino dinilai menjadi pemicu kekalahan 'Garuda Muda' karena keegoisannya di lapangan.
