Kumparan Logo

Meroket seperti Matteo Guendouzi

kumparanBOLAverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Gelandang muda Arsenal, Matteo Guendouzi. Foto: Reuters/Peter Cziborra
zoom-in-whitePerbesar
Gelandang muda Arsenal, Matteo Guendouzi. Foto: Reuters/Peter Cziborra

Senin, 2 September 2019, Matteo Guendouzi sedang tidur siang kala pelatih Timnas U-21 Prancis, Sylvain Ripoll, datang ke rumahnya. Ripoll sudah memencet bel berkali-kali, tetapi Guendouzi tak kunjung keluar. Sang tuan rumah barangkali kelelahan, mengingat ia baru membela Arsenal di Derbi London Utara melawan Tottenham Hotspur, sehari sebelumnya.

Rispoll pun memutuskan untuk menelepon Guendouzi. Kabar yang ia bawa terlampau penting untuk dilewatkan. Untungnya, Guendouzi mendengar dering ponselnya dan terbangun. Dengan tergopoh-gopoh, pemuda berusia 20 tahun itu membukakan pintu rumahnya untuk pelatihnya.

Apa yang disampaikan Ripoll adalah sebuah sejarah bagi Guendouzi. Bahkan, Guendouzi pribadi merasa bahwa ia masih bermimpi saat Ripoll memberi tahu bahwa ia dipanggil oleh Timnas Prancis.

Wajar apabila Guendouzi begitu terkejut. Sekitar 18 bulan yang lalu, ia masih berkutat di Ligue 2—level kedua Liga Prancis—bersama Lorient. Kiprahnya juga terbilang biasa saja. Pada 2017/2018, ia hanya mampu mencatatkan 21 penampilan bagi Lorient.

Kini, ia berhasil masuk ke timnas negaranya, yang baru setahun silam menjuarai Piala Dunia.

embed from external kumparan

Namun, Guendouzi memang layak untuk mendapatkan kehormatan itu. Ia berhasil menunjukkan kapabilitasnya sekaligus berkembang dari pemain tanpa nama menjadi pemain kaliber tim terbaik dunia.

Ketika Guendouzi direkrut Arsenal pada awal 2018/2019, ia langsung membuat impresi bagus. Pertandingan keduanya—uji tanding pramusim melawan raksasa Prancis, Paris Saint-Germain pada akhir Juli 2018—membuat suporter Arsenal langsung jatuh hati kepadanya. Bermain sebagai gelandang bertahan, Guendouzi mengirimkan umpan lambung yang akurat ke arah penyerang Arsenal, Pierre-Emerick Aubameyang.

Umpan itu berhasil membelah pertahanan PSG dan jatuh ke kaki Aubameyang dengan baik. Sayang, penyerang asal Gabon itu gagal memanfaatkan umpan tersebut untuk mencetak gol.

Pada pertandingan melawan Spurs (1/9/2019), Guendouzi berhasil menciptakan operan serupa ke orang yang sama, tetapi dengan level kesulitan yang jauh lebih tinggi. Sebelum melepaskan umpan, pemuda berambut keriting itu berhasil menciptakan ruang untuknya dengan melakukan beberapa sentuhan.

Setelah itu, Guendouzi tampak berhasil membaca niatan Aubameyang untuk menusuk ke kotak penalti Spurs. Alhasil, Guendouzi melepaskan umpan yang membuat total delapan pemain lawannya terkecoh. Aubameyang tak mengulangi kesalahannya kala melawan PSG, tetapi ia memang hanya perlu mengangkat kakinya untuk menyambut umpan tersebut.

embed from external kumparan

Aubameyang pun menegaskan bahwa operan Guendouzi itu adalah sebuah kesempurnaan.

“Operannya sempurna. Ia (Guendouzi) melihat saya, dan ia tahu saya akan berlari,” ucap Aubameyang, dilansir Sky Sports.

Menariknya, walaupun kebanyakan diplot sebagai pengangkut bola dari belakang ke depan, Guendouzi memang memiliki visi yang di atas rata-rata. Grafis di bawah ini menjadi buktinya.

embed from external kumparan

Grafis tersebut menunjukkan rata-rata penguasaan bola per detiknya dan persentase operan sukses yang berhasil diciptakan oleh gelandang-gelandang top di Eropa pada 2018/2019. Berdasarkan grafis tersebut, rata-rata penguasaan bola per detik Guendouzi nyaris mencapai tiga detik. Sesuatu yang wajar, mengingat memang sudah tugasnya membawa bola dari belakang ke depan.

Namun, ia juga sukses mencatatkan persentase operan sukses di atas 85%. Artinya, kemampuan mengoper dan dribel Guendouzi sama baiknya, dan levelnya terbilang elit di Eropa.

Secara defensif, Guendouzi juga bisa dibilang memuaskan. Per Whoscored, dari empat laga Premier League 2019/2020, Guendouzi berhasil mencatatkan rata-rata 2,3 tekel, 2,3 intersep, 1,8 sapuan, dan hanya 1 pelanggaran per pertandingan. Untuk urusan intersep, rata-ratanya merupakan yang terbaik di antara rekan-rekannya di Arsenal.

Satu hal lagi yang membuat Guendouzi layak masuk ke Timnas Prancis adalah mentalitasnya. Seusai laga melawan Spurs, legenda Arsenal, Robert Pires, menyebut Guendouzi sebagai seorang pejuang.

“Guendouzi adalah seorang pejuang. Ia tampil fantastis. Ia selalu bertarung, dan yang saya suka darinya, ia selalu konsisten seperti itu. Ia berpatroli menjaga timnya, memenangi bola, menekel dengan baik, lalu melepas bola dengan cepat. Oleh karena itu, ia adalah pemain yang penting bagi Arsenal,” ucap Pires kepada The Athletic.

Tentu saja, Guendouzi bukan tanpa kelemahan. Eks kepala pemandu bakat Arsenal, Sven Mislintat, yang berhasil menemukan Guendouzi, sempat menyatakan bahwa kekurangan utama gelandang muda tersebut adalah pergerakannya yang kerap kali sia-sia.

“Saya melihat kelemahannya (Guendouzi). Apakah kelemahannya itu dapat diperbaiki? Guendouzi suka sekali melakukan pergerakan yang tak perlu. Namun, saya pikir hanya butuh waktu saja baginya untuk mengalkulasi larinya dengan baik,” ucap Mislintat pada 2018 lalu, dikutip dari Arseblog.

Kelemahan utama Guendouzi ini pada dasarnya sudah mulai membaik. Namun, tentu tetap ada ruang untuk terus berkembang.

Satu hal lagi yang perlu ditingkatkan oleh Guendouzi adalah kekekaran tubuhnya. Tingginya mencapai 185 sentimeter, tetapi beratnya hanya berada di angka 64 kilogram.

Guendouzi usai laga Vorskla vs Arsenal. Foto: Reuter/Valentyn Ogirenko

Dari situ, WhoScored menyatakan bahwa Guendouzi terbilang lemah kala melakukan duel, utamanya duel udara. Ia memang hanya mampu mencatatkan rata-rata satu duel udara sukses di Premier League 2019/2020.

Namun, kembali lagi, hal ini adalah sesuatu yang bisa ditingkatkan seiring waktu. Beberapa tahun lagi, boleh jadi Guendouzi akan semakin kuat tanpa perlu kehilangan kelincahannya.

Kala Guendouzi tiba di Arsenal, kumparanBOLA sempat menduga bahwa Guendouzi dapat mekar lebih cepat dari waktunya. Saat ini, Guendouzi tak hanya sekadar mekar, tetapi meroket tinggi dan cepat.