Kumparan Logo

Meruntuhkan Kesucian Allianz Stadium, Merayakan Rekor Ronaldo

kumparanBOLAverified-green

clock
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Gol kedua Ronaldo di laga melawan Juventus. (Foto: REUTERS/Max Rossi)
zoom-in-whitePerbesar
Gol kedua Ronaldo di laga melawan Juventus. (Foto: REUTERS/Max Rossi)

Seangker-angkernya Allianz Stadium di Liga Champions, tak membuat Real Madrid gagal menunjukkan kehebatan mereka. Tim besutan Zinedine Zidane ini berhasil mencukur Juventus dengan skor 3-0 di pertandingan leg pertama babak perempat final Liga Champions, Rabu (4/4/2018) dini hari WIB.

Seolah mengulang memori di final Liga Champions 2017 lalu, Cristiano Ronaldo kembali jadi sosok menakutkan buat Juventus dengan sumbangan dua golnya. Sementara, satu gol Madrid lainnya dicetak oleh Marcelo. Dengan kemenangan ini, tugas Madrid saat melakoni leg kedua di Santiago Bernabeu bakal lebih mudah.

Sedangkan bagi I Bianconeri, kekalahan dengan margin tiga gol tentu memberatkan langkah mereka. Jujur saja, mencetak lebih dari tiga gol tanpa kemasukan satu gol pun saat menghadapi Madrid di kandangnya adalah tugas mahaberat.

Pembicaraan tentang laga ini bukan hanya soal hitung-hitungan skor dan peluang di leg kedua. Di dalamnya ada pencapaian rekor-rekor baru, ada pula cerita tentang mitos lama yang berhasil dipatahkan. Nah, kumparan merangkum hal-hal menarik tadi dalam catatan di bawah ini.

Hilangnya Kesucian Allianz Stadium di Liga Champions

Juventus sejatinya punya modal apik jelang menjamu Madrid, karena kandang mereka belum tersentuh kekalahan pada 27 laga di Liga Champions sejak April 2013.

X post embed

Tetapi, keangkeran Allianz Stadium nyatanya tak berpengaruh ketika para pemain Madrid menjejakkan kakinya di sana. Skor akhir 3-0 untuk kemenangan Los Blancos jadi bukti runtuhnya kemegahan stadion berkapasitas 41 ribu orang itu. Kemenangan Madrid sendiri menjadi aksi balas dendam mereka ketika ditaklukkan dengan skor 1-2 pada semifinal 2014 silam.

Ronaldo, Nemesis Juventus dan Gianluigi Buffon

Di laga ini Ronaldo tercatat melakukan 7 tembakan, 3 operan kunci, 3 dribel sukses, mencetak 2 gol dan mengirimkan 1 assist. Dari catatan ini saja, Ronaldo sudah pasti jadi nemesis besar buat Juventus.

X post embed

Dengan dua gol tersebut, Ronaldo tercatat selalu berhasil mencetak gol dalam enam kali pertemuan bersama Juventus dengan koleksi 9 gol. Semua gol ini ia cetak ketika gawang Juventus dijaga oleh Gianluigi Buffon.

Rekor Ronaldo di Liga Champions

Barangkali, bila ada satu hal yang tak dapat dilakukan Ronaldo sebagai pesepak bola adalah berhenti membuat rekor. Di pertandingan ini pun, Ronaldo tak hanya mencetak gol, tapi membuat rekor.

Ronaldo kini tercatat sebagai pencetak gol terbanyak di babak perempat final Liga Champions dengan 22 gol dari 19 laga. Torehannya bahkan mengalahkan koleksi Juventus yang hanya mengemas 21 gol di kompetisi ini.

X post embed

Itu baru rekor pertama. Kedua, pria asal Portugal itu jadi pemain pertama yang selalu mencetak gol di 10 pertandingan beruntun Liga Champions.

Ketiga, golnya saat pertandingan berjalan 2 menit 47 detik, menjadi gol tercepat yang pernah ia cetak selama di Liga Champions. Keempat, ia menyamai rekor Iker Casillas sebagai pemain dengan 95 kemenangan di kompetisi tertinggi antarklub Eropa ini.

100 Kemenangan Zidane sebagai Pelatih Madrid

Memang tak salah Zidane menyebut laga melawan Juventus terasa spesial ketika konferensi pers jelang laga. Karena setelah pertandingan rampung, Zidane resmi meraih kemenangan ke-100 sebagai pelatih Madrid di semua kompetisi.

Laga melawan Juventus sendiri menjadi pertandingan ke-137 Zidane sejauh ini.

X post embed

Skor 3-0 yang Mengulang Memori Kelam Juventus

Sekali lagi, keangkeran Allianz Stadium tak menjamin Juventus bakal berjaya di hadapan Madrid. Kekalahan 0-3 di babak perempat final ini menjadi kali pertama Juventus kebobolan 3 gol pada fase gugur Liga Champions di kandang sendiri.

X post embed

Juventus terakhir kali merasakan kekalahan dengan kebobolan 3 gol pada semifinal Liga Champions 1999, saat ditumbangkan Manchester United 2-3. Skor 0-3 ini juga jadi kekalahan terbesar yang pernah dialami Juventus sejak pindah ke Allianz Stadium pada 2011 lalu.