Kumparan Logo

MLS Selidiki Inter Miami Usai Rekrut Casemiro, Diduga Langgar Aturan Transfer

kumparanBOLAverified-green

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Poster pengumuman perekrutan Casemiro di situs klub Inter Miami FC. Foto: Dok Inter Miami FC
zoom-in-whitePerbesar
Poster pengumuman perekrutan Casemiro di situs klub Inter Miami FC. Foto: Dok Inter Miami FC

Kepindahan Casemiro ke Inter Miami langsung diwarnai kontroversi. Tak lama setelah klub milik David Beckham itu mengumumkan perekrutan gelandang asal Brasil tersebut, Major League Soccer (MLS) menyatakan sedang melakukan penyelidikan terkait dugaan pelanggaran aturan transfer atau tampering.

Inter Miami mengonfirmasi telah mengontrak Casemiro dengan durasi hingga akhir musim MLS 2027. Kontrak itu juga dilengkapi opsi perpanjangan hingga Juni 2029 setelah sang pemain meninggalkan Manchester United pada akhir musim lalu.

Namun, hanya beberapa saat setelah pengumuman resmi tersebut, MLS mengeluarkan pernyataan bahwa mereka tengah meninjau dugaan pelanggaran yang melibatkan proses transfer Casemiro.

"Meskipun Inter Miami CF dan LA Galaxy telah mencapai kesepakatan terkait discovery priority (hak prioritas pertama) untuk merekrut Casemiro, rincian kesepakatan tersebut baru akan diumumkan setelah investigasi atas dugaan tampering (pelanggaran aturan pendekatan atau negosiasi transfer) selesai," demikian pernyataan MLS.

Berawal dari Aturan Discovery Rights

Kasus ini berkaitan dengan aturan discovery rights, sebuah mekanisme unik di MLS yang memberikan hak prioritas kepada klub tertentu untuk merekrut pemain yang belum bermain di liga.

Setiap klub MLS dapat memasukkan maksimal lima nama ke dalam daftar discovery list. Jika salah satu pemain dalam daftar tersebut ingin bergabung ke MLS, klub yang memegang hak tersebut memiliki kesempatan pertama untuk merekrutnya atau dapat memperdagangkan hak itu kepada klub lain.

Casemiro saat masih mengenakan seragam Manchester United (MU). Foto: REUTERS/Scott Heppell

Dalam kasus Casemiro, LA Galaxy diketahui lebih dahulu memegang discovery rights sang pemain. Inter Miami kemudian mengumumkan bahwa mereka telah memperoleh hak tersebut dari Galaxy sebelum merampungkan transfer.

LA Galaxy juga membenarkan adanya kesepakatan tersebut melalui pernyataan resmi. Namun, klub asal Los Angeles itu menegaskan detail transaksi baru akan dipublikasikan setelah investigasi MLS rampung.

Casemiro sebelumnya mengumumkan akan meninggalkan Manchester United setelah kedua belah pihak sepakat tidak memperpanjang kontraknya. Gelandang berusia 34 tahun itu mengakhiri kiprahnya di Old Trafford setelah mencatatkan 160 penampilan, mencetak 26 gol, dan menyumbang 14 assist. Selama membela United, ia turut mempersembahkan satu gelar Piala Liga Inggris (EFL Cup) dan satu trofi Piala FA.

Beckham Sambut Kedatangan Casemiro

Sebelum kabar investigasi diumumkan, salah satu pemilik Inter Miami, David Beckham, menyambut antusias kedatangan mantan gelandang Real Madrid tersebut. Beckham menyebut Casemiro sebagai sosok pemenang yang telah membangun karier luar biasa di Real Madrid maupun Manchester United. Ia mengaku senang pemain asal Brasil itu memilih melanjutkan kariernya di Miami.

Gelandang Brasil Casemiro melakukan selebrasi setelah berhasil mencetak gol pertama untuk timnya ke gawang Jepang pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 di Houston Stadium, Houston, Texas, AS, Senin, (29/06/2026). Foto: Annegret Hilse/REUTERS

Di Inter Miami, Casemiro akan bergabung dengan sejumlah nama besar seperti Lionel Messi, Rodrigo De Paul, dan mantan rekan setimnya di Real Madrid maupun Manchester United, Sergio Reguilón.

"Saya sangat bersyukur dan sudah tidak sabar untuk segera memulai. Saya ingin membalas kepercayaan itu, bukan hanya selama 90 menit saat pertandingan, tetapi juga setiap hari dalam sesi latihan," ujar Casemiro seperti dikutip dari situs resmi Inter Miami.

Bukan Kali Pertama Inter Miami Diselidiki

Ini bukan pertama kalinya Inter Miami berurusan dengan penyelidikan MLS terkait aturan transfer.Pada 2021, klub tersebut dijatuhi denda sebesar 2 juta dolar AS karena melanggar regulasi liga saat merekrut Blaise Matuidi dari Juventus pada 2020.

Saat itu, MLS menyatakan Inter Miami membayar Matuidi melebihi batas yang diizinkan sehingga klub secara efektif memiliki empat pemain berstatus Designated Player, padahal aturan hanya memperbolehkan tiga.