Kumparan Logo

Mo Salah dan para Pemain Muslim di Panggung Premier League

kumparanBOLAverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Selebrasi Mohamed Salah (Foto: Eddie Keogh / Reuters)
zoom-in-whitePerbesar
Selebrasi Mohamed Salah (Foto: Eddie Keogh / Reuters)

Sering kali, setelah mencetak gol dan melakukan selebrasi dengan rekan-rekannya, Mohamed Salah akan bersujud dan kemudian mengangkat tangannya ke atas, sebelum kemudian melanjutkan laga.

Momen bersujud itu kerap kali dilakukannya dan itu menunjukkan satu hal: Salah tengah bersyukur atas golnya dan sebagai seorang yang beragama Islam, Salah memilih bersujud untuk mengungkap rasa syukurnya itu. Ketika Salah melakukannya, dia juga kerap ditemani oleh rekannya di Liverpool, Sadio Mane.

Kedua pemain depan Liverpool itu hanya dua di antara beberapa pemain beragama Islam di Premier League. Mesut Oezil di Arsenal yang kerap menadahkan kedua tangannya untuk berdoa setiap akan bertanding adalah pemain Muslim lainnya.

Deretan para pemain Muslim itu mewarnai Premier League yang berisikan pemain-pemain dari pelbagai belahan dunia dengan ras, suku, dan agama yang berbeda-beda. Para pemain Muslim itu adalah idola yang dielu-elukan suporter.

Meski di luar lapangan, Islamofobia masih menjangkit negara-negara Barat, termasuk Inggris, tapi dalam ranah sepak bola, hal itu tak ada. Di Premier League, pemain-pemain macam Salah, Oezil, hingga Mane menjadi representasi wajah Islam lain yang positif dan penuh prestasi, sehingga (diharapkan) menyingkirkan Islamofobia tadi.

Nah, siapa saja deretan para pemain Muslim yang saat ini mewarnai Premier League itu? Berikut kami berikan beberapa nama untuk Anda:

Mohamed Salah (Liverpool)

Sebagai seorang yang berasal dari Mesir, negara dengan mayoritas penduduk Muslim, Salah adalah umat Islam yang taat. Dia tak minum alkohol sebagaimana umat Muslim pada umumnya, dan winger Liverpool itu juga aktif dalam badan amal untuk membantu pendidikan dan kesehatan masyarakat Mesir.

Selebrasi sujud Mohamed Salah. (Foto: Reuters/Carl Recine)
zoom-in-whitePerbesar
Selebrasi sujud Mohamed Salah. (Foto: Reuters/Carl Recine)

Karena itu, selebrasi sujud seusai mencetak gol adalah sebuah ritus yang sulit dilewatkannya. Bahkan, akibat kefenomenalannya dan aksi positif yang ditunjukkannya selama berseragam Liverpool, Salah ditunjuk sebagai Duta Islam di Inggris oleh Pemerintah Makkah, Arab Saudi.

Atas hal itu, Salah baru-baru ini diberikan hadiah tanah gratis di Kota Makkah. Hadiah lain dari penampilan gemilangnya pada musim ini, selain gelar 'PFA Player of The Year' yang baru dia dapatkan akhir pekan lalu.

Paul Pogba (Manchester United)

Ya, pemain termahal Premier League ini adalah seorang Muslim. Pogba memilih beragama Islam karena mengikuti kepercayaan sang Ibu. Kepercayaan Pogba ini kemudian mulai diketahui publik setelah dia tertangkap tengah menjalani umrah di Makkah pada Bulan Ramadan tahun lalu.

Pogba pada laga melawan Leicester. (Foto: Carl Recine/Reuters)
zoom-in-whitePerbesar
Pogba pada laga melawan Leicester. (Foto: Carl Recine/Reuters)

Pogba juga sempat mengabadikan proses umrah tersebut lewat akun media sosialnya. Dalam sebuah Instagram Story, pemain berpaspor Prancis itu mengaku kagum dengan Makkah. Selain itu, Pogba juga kerap berpartisipasi dalam kegiatan amal, termasuk menyisihkan sebagian gajinya untuk amal.

N'Golo Kante (Chelsea)

Sama seperti Pogba, orang-orang mulai ramai mengetahui bahwa Kante merupakan seorang Muslim setelah foto-foto proses umrahnya muncul di publik. Dan sebelum itu, ketika masih berkarier di Prancis, Kante juga cukup dikenal sebagai sosok Muslim yang sederhana.

Kante yang dirindukan. (Foto: AFP/Franck Fife)
zoom-in-whitePerbesar
Kante yang dirindukan. (Foto: AFP/Franck Fife)

Dia kerap turut serta dalam kegiatan amal bersama rekan-rekannya. Kegiatan amal itu juga masih dlakukannya setelah dia hengkang ke Leicester City dan kemudian Chelsea. Bahkan, salah satu hal yang menunjukkan kesederhanaanya adalah ketika dia tiba di Leicester tanpa mempunyai mobil, sampai-sampai manajemen The Foxes membelikannya mobil sebagai transportasi untuk Kante latihan.

Sadio Mane (Liverpool)

Mane adalah anak seorang imam masjid. Sejak kecil dia tumbuh di lingkungan Muslim yang kuat. Hal itu dengan mudah mengantarkannya menjadi umat Islam yang taat. Sejak muda, Ibadah adalah aktivitas regulernya selain sepak bola. Dan itu berlanjut hingga dia dewasa.

Mane di laga versus Porto. (Foto: Francisco Leong/AFP)
zoom-in-whitePerbesar
Mane di laga versus Porto. (Foto: Francisco Leong/AFP)

Setiap Jumat, seusai menjalani latihan bersama Liverpool, Mane akan pergi menuju masjid untuk menunaikan Ibadah Salat Jumat. Biasanya, dia bersama kerabat dan kini Mane menjalaninya bersama Salah dan Emre Can, dua pemain Liverpool yang memiliki kepercayaan sama dengannya.

Yaya Toure (Manchester City)

Sebagai seorang Muslim, Toure sering kali menunjukkan foto saat dia tengah melaksanakan pelbagai Ibadah, termasuk umrah. Selain itu, pemain berpaspor Pantai Gading tersebut juga menjadi salah satu pemain yang mendeklarasikan bahwa dirinya tak minum alkhohol.

Karena itu, setiap kali dia diberi penghargaan man of the match, panitia pertandingan tak akan memberinya sebotol sampanye seperti yang diberikan para pemain lain, melainkan trofi tiruan. Hal itu dilakukan untuk menghargai kepercayaan Toure.

Yaya Toure empat kali jadi Pemain Terbaik Afrika.  (Foto: Reuters/Darren Staples)
zoom-in-whitePerbesar
Yaya Toure empat kali jadi Pemain Terbaik Afrika. (Foto: Reuters/Darren Staples)

Yang menarik, Toure pernah dihukum larangan mengemudi oleh Kepolisian London karena tertangkap menyetir dalam pengaruh alkohol tinggi di luar batas hukum. Gelandang senior Manchester City itu sempat membantah, tapi pengadilan tetap memberinya hukuman selama 18 bulan.

Mesut Oezil (Arsenal)

Oezil adalah pria Jerman berdarah Turki dan dari situ dia juga mendapat darah Islam. Gelandang serang andalan The Gunners itu sering terlihat mengunggah prosesi Ibadah Umrahnya di media sosial. Dia juga kerap menunjukkan kekaguman atas Kota Makkah.

Skema empat bek bakal maksimalkan peran Oezil.  (Foto: Reuters/Eddie Keogh)
zoom-in-whitePerbesar
Skema empat bek bakal maksimalkan peran Oezil. (Foto: Reuters/Eddie Keogh)

Dalam wawancara dengan Deutsche Welle, Oezil juga mengungkapkan bahwa Islam membuatnya mengurangi kegiatan-kegiatan seperti berpesta, mengunjungi klub malam, dan minum alkohol di usia muda. Tak heran setiap kali sebelum memulai pertandingan, dia kerap menadahkan tangan untuk berdoa.

***

Selain lima pemain di atas, nama-nama seperti Emre Can (Liverpool), Riyad Mahrez (Leicester City), Ahmad Hegazi (West Brom), hingga Shkodran Mustafi (Arsenal) adalah sederet nama pemain beragama Islam yang saat ini tengah mencari rezeki di Premier League.