Bola & Sports
·
21 November 2020 6:43

MU Jadi Korban Serangan Siber, Sistem Mereka Diretas

Konten ini diproduksi oleh kumparan
MU Jadi Korban Serangan Siber, Sistem Mereka Diretas (9053)
Old Trafford, kandang Manchester United (MU). Foto: Pixabay
Manchester United (MU) mendapat serangan siber jelang laga kontra West Brom pada pekan kesembilan Liga Inggris 2020/21, Minggu (22/11) dini hari WIB. Sistem mereka diretas pada Jumat (20/11) sore waktu setempat.
ADVERTISEMENT
Ofisial MU secara langsung mengonfirmasi terkait hal ini. Sekarang, pihak 'Setan Merah' sedang melakukan investigasi ihwal serangan siber ini.
"Manchester United memastikan bahwa klub telah mengalami serangan siber pada sistem kami. Klub telah mengambil tindakan cepat untuk menahan serangan itu dan saat ini bekerja dengan penasihat ahli untuk menyelidiki insiden tersebut dan meminimalkan gangguan IT yang sedang berlangsung," kata mereka, dikutip dari The Guardian.
"Meski ini adalah operasi canggih penjahat siber terorganisir, klub memiliki protokol dan prosedur ekstensif untuk serangan semacam itu dan telah berlatih untuk kemungkinan ini. Pertahanan siber kami mengidentifikasi serangan dan mematikan sistem yang terpengaruh untuk menampung kerusakan dan melindungi data."

Data penggemar aman MU aman

MU Jadi Korban Serangan Siber, Sistem Mereka Diretas (9054)
logo Manchester United (MU). Foto: Pixabay
MU memastikan bahwa data pribadi para penggemar aman. Lebih lanjut, laga kontra West Brom juga bisa tetap berlangsung tanpa kendala berarti.
ADVERTISEMENT
"Saluran media klub, termasuk situs web dan aplikasi kami, tidak terpengaruh dan saat ini kami tidak mengetahui adanya pelanggaran data pribadi yang terkait dengan penggemar dan pelanggan kami," tutur pihak MU.
"Kami yakin bahwa semua sistem penting yang diperlukan untuk laga di Old Trafford tetap aman dan operasional dan bahwa laga besok melawan West Bromwich Albion akan tetap berjalan," jelas mereka.
Juru bicara klub menekankan bahwa ini adalah jenis serangan siber yang semakin umum, sesuatu yang memang perlu pelatihan untuk menahannya. MU telah memberi tahu Kantor Komisaris Informasi dan menyebut bahwa pelacakan forensik sedang dilakukan untuk detail lebih lanjut ihwal serangan itu.
----
Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona.
ADVERTISEMENT