MU vs Bournemouth: Bola Kena Bahu, Apakah Eric Bailly Handball?

Dari laga MU vs Bournemouth, Sabtu (4/7/2020) malam WIB, publik menaruh perhatian besar terhadap performa apik trisula maut The Red Devils dan Bruno Fernandes. Namun, kontroversi handball Eric Bailly juga menarik dikulik.
Begini, sebelum sepak mula babak kedua dimulai, Ole Gunnar Solskjaer menarik keluar Victor Lindeloef yang cedera dan memasukkan Eric Bailly sebagai penggantinya. Ini merupakan kesempatan bagi bek berjersi nomor 3 itu unjuk gigi.
Pasalnya, Bailly--yang musim ini berkutat dengan cedera--baru bermain selama kurang lebih satu menit dari tiga laga Premier League yang dilakoni MU sebelumnya. Lalu, bagaimana hasilnya?
Well, aksi Bailly saat babak kedua bahkan belum berjalan lima menit membikin MU dihukum penalti. Wasit yang memimpin laga Premier League itu, Mike Dean, menudingnya telah handball.
Sepintas, bola tampak mengenai tangan Bailly. Mayoritas tubuh bek asal Pantai Gading itu (termasuk bahu kirinya) masih berada di luar kotak penalti, tetapi tangan kirinya--yang dianggap menyentuh bola--dinilai sudah masuk dalam area kotak penalti.
Wasit lalu berkonsultasi dengan VAR, dan hasilnya, Bailly dinyatakan melakukan handball di dalam kotak penalti. Joshua King yang menjadi eksekutor sukses memperkecil ketertinggalan Bournemouth.
Perkara harusnya penalti atau cuma tendangan bebas bukanlah satu-satunya kontroversi dalam insiden itu. Ada yang lain, lebih mendasar: Apakah benar, Bailly itu handball?
(Bisa cek juga insiden tersebut di video di bawah ini mulai dari menit 1:21)
Soalnya, bola tampak mengenai bahu kiri Bailly, alih-alih tangan kirinya. Dalam Laws of the Game 2019/20, IFAB (International Football Association Board) menekankan bahwa handball ditinjau berdasarkan posisi dari lengan atau tangan.
Posisi tangan atau lengan di atas bahu dapat disebut sebagai posisi tidak alami. Termasuk juga, jika lengan atau tangan merentang jauh dari badan. Nih, yang ditekankan di sini adalah tangan atau lengan.
Dalam kasus Bailly, bola tampak mengenai bahu, bukan tangan. Di La Liga, ketika Real Madrid menghadapi Real Sociedad pada 21 Juni 2020 waktu setempat, bola tertangkap kamera tampak mengenai bahu Karim Benzema (meski ada yang bilang itu kena lengan).
Tak lama usai insiden itu, si penyerang Prancis mencetak gol. Gol itu dianggap sah, Benzema dianggap tak handball.
Lantas, kenapa Bailly dinyatakan handball? Kan, bolanya mengenai bahu? Ada beberapa kemungkinan.
Satu, wasit dan VAR salah lihat (bukan mustahil ini terjadi). Dua, usai mengenai bahu, bola mengenai lengan. So, kata siapa teknologi dapat menihilkan eror manusia?
---
Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona.

