Kumparan Logo

Nyeleneh Banget, Pemain Brasil Ini Ngaku Dulu Mabuk saat Berlatih di Real Madrid

kumparanBOLAverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Cicinho, pemain asal Brasil yang pernah merumput di Real Madrid. Foto: Instagram/@cicinho
zoom-in-whitePerbesar
Cicinho, pemain asal Brasil yang pernah merumput di Real Madrid. Foto: Instagram/@cicinho

Pesepak bola asal Brasil, Cicinho, mengaku pernah datang ke tempat latihan dalam keadaan mabuk saat berseragam Real Madrid. Namun, para ofisial dan penggawa sama sekali tidak mengetahui hal tersebut sebab ia berhasil memanipulasinya.

Menurut pemaparan Goal International, Cicinho pada saat itu memang sedang dibelenggu oleh candu alkohol. Terlebih, profesinya sebagai pesepak bola profesional yang membela Los Blancos membuatnya gampang mendapatkan minuman seperti itu.

Cicinho mengaku bahwa ia sering datang ke tempat latihan ketika dirinya masih teler karena alkohol. Namun, ia mencoba untuk meminum kopi serta mandi menggunakan banyak parfum untuk menutupi kedoknya.

"Jika anda tanya kepada saya menyoal apakah saya pernah datang ke tempat latihan Real Madrid dalam keadaan mabuk? Jawabannya iya. Dan saya meminum kopi untuk menghilangkan bau nafas alkohol serta mandi menggunakan parfum," ucap Cicinho dalam acara EPTV, dikutip dari Goal International.

"Berbicara tentang profesi, sebagai mantan pesepak bola profesional, itu membuat saya mudah mendapatkan alkohol tanpa mengeluarkan uang. Orang-orang akan dengan senang hati memberi saya segalanya di restoran," tambahnya.

Cicinho, pemain asal Brasil yang pernah merumput di Real Madrid. Foto: Instagram/@cicinho

Masa-masanya bersama Real Madrid boleh dibilang relatif singkat. Setelah setahun mengabdi di Santiago Bernabeu, Cicinho berlabuh ke AS Roma. Kendati demikian, ia tidak bisa menghilangkan kecanduan tersebut begitu saja.

Bahkan, Cicinho mengaku bahwa ketergantungannya semakin parah setelah ia menderita cedera ligamen dalam waktu yang lama. Ia mengaku bahwa dirinya senantiasa menyempatkan untuk meminum alkohol sepulang latihan.

"Saya mulai minum setelah latihan. Saya melakukan fisioterapi, pulang jam 2 siang. Lalu, saya mulai minum jam setengah 3 sore hingga berhenti pukul 4 pagi," tambahnya.

"Setiap kali tiba di tempat latihan dalam keadaan mabuk, para ofisial mengetahui keadaan saya. Itu membuat saya jatuh dan semakin memburuk," ujar Cicinho.

Cicinho, pemain asal Brasil yang pernah merumput di Real Madrid. Foto: Instagram/@cicinho

Kecanduan tersebut sebenarnya merupakan buah dari masa lalu Cicinho yang sudah dikenalkan oleh alkohol sejak usia belia. Tak tanggung-tanggung, ia mulai mencicipi alkohol untuk pertama kali di usia 13 tahun.

"Saya mulai mengonsumi alkohol untuk pertama kali di usia 13 tahun. Sejak saat itu, saya tidak berhenti. Saya tinggal di pedesaan, Pradopolis, dekat dengan Ribeirao Preto. Di akhir pekan, saya dan teman-teman senang berkumpul dan berkunjung ke alun-alun," tambahnya.

"Di dekat sana, ada sebuah kelab. Sebab saya masih di bawa umur, saya meminta siapapun yang lebih tua untuk membelinya. Lalu, saya mulai mengonsuminya dengan keadaan sembunyi-sembunyi agar tidak ketahuan dengan orang tua saya yang berprofesi sebagai polisi," ucap Cicinho.

Lambat laun keluarga Cicinho pun mulai mengetahui gangguan yang dialaminya. Tetapi, mereka malah mencoba untuk mengintervensi properti-properti yang dimilikinya agar bisa tetap terurus.

Cicinho, pemain asal Brasil yang pernah merumput di Real Madrid. Foto: Instagram/@cicinho

Untuk saat ini, Cicinho mulai menyadari atas keburukan yang dilakukannya. Ia juga percaya bahwa kecanduan alkohol tentunya juga bakal berdampak buruk bagi lingkungan sosial seseorang.

"Alkohol membuat Anda dikelilingi oleh orang-orang yang menyukai hal tersebut. Orang-orang yang benar-benar mencintai Anda akan mengucilkan Anda. Mereka bakal mengatakan bahwa hidup Anda tidak keren sebab Anda tidak mau mendengarkan," pungkasnya.

Belum diketahui pasti apakah Cicinho saat ini benar-benar sembuh dari kecanduan alkohol. Tetapi, ia telah mengakhiri kariernya sebagai pesepak bola pada 2018 ketika berseragam Brasiliense FC.

Penulis: Hamas Nurhan R T