Panpel Persib Dinilai Tak Lalai di Laga Lawan Persebaya yang Tewaskan 2 Bobotoh

22 Juni 2022 17:45 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Bobotoh atau suporter Persib Bandung berunjuk rasa di depan Graha Persib, Bandung, Jawa Barat, Selasa (21/6/2022). Foto: Novrian Arbi/Antara Foto
zoom-in-whitePerbesar
Bobotoh atau suporter Persib Bandung berunjuk rasa di depan Graha Persib, Bandung, Jawa Barat, Selasa (21/6/2022). Foto: Novrian Arbi/Antara Foto
ADVERTISEMENT
Komisaris Persib Bandung Umuh Muchtar menyebut tak ada kelalaian yang dilakukan oleh panitia penyelenggara (Panpel) ketika berlangsungnya pertandingan di antara Persib dan Persebaya.
ADVERTISEMENT
Diketahui, dalam laga tersebut, dua Bobotoh yakni Asep Ahmad Solihin dan Sopiana Yusup meninggal dunia diduga karena berdesakkan ketika hendak masuk ke dalam Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).
"Tidak (ada kelalaian), kalau dikatakan ada kelalaian bisa dilihat dari CCTV yang di mana-mana ada," kata Umuh Muchtar pada wartawan di Cimahi, Rabu (22/6).
Umuh menilai maraknya Bobotoh yang masuk secara berdesakkan ke dalam stadion itu terjadi mendadak. Saat itu, pihak Panpel pun sudah maksimal dalam melakukan penanganan. Apabila tak ditangani cepat, tak menutup kemungkinan korban meninggal dunia lebih banyak.
"Kalau tidak siap dengan pengamanan, mungkin sudah banyak korban," ucap dia.
Manajer Persib Bandung Umuh Muchtar. Foto: Alan Kusuma/kumparan
Sebelumnya diberitakan, ratusan Bobotoh mendatangi Graha Persib pada Selasa (21/6) untuk menyampaikan sejumlah tuntutan. Berikut isi tuntutan yang disampaikan Bobotoh:
ADVERTISEMENT
1. Menuntut Panitia Pelaksana (Panpel) pertandingan untuk meminta maaf dan mengakui kesalahan serta kelalaiannya;
2. Evaluasi besar-besaran dalam tubuh Panpel Persib;
3. Panpel harus mengimplementasikan Pasal 54 ayat 4 dan 5 UU Keolahragaan Nomor 11 Tahun 2022 dan penuhi hak kami sebagai suporter yang sudah mengikuti prosedur (membeli tiket);
4.Tanpa negosiasi;