Kumparan Logo

Pelatih Arema FC soal Insiden Kanjuruhan: Puncak Kesalahan Semua Pihak

kumparanBOLAverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pelatih Arema FC Javier Roca bersimpuh di Stadion Kanjuruhan pascakerusuhan di Malang, Jawa Timur, Senin (3/10/2022).  Foto: Prasetia Fauzani/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Pelatih Arema FC Javier Roca bersimpuh di Stadion Kanjuruhan pascakerusuhan di Malang, Jawa Timur, Senin (3/10/2022). Foto: Prasetia Fauzani/ANTARA FOTO

Pelatih Arema FC, Javier Roca, buka suara soal insiden yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Sabtu (1/10) lalu. Insiden terjadi usai laga Arema vs Persebaya yang berakhir untuk kemenangan tim tamu 2-3.

Usai pertandingan, Aremania yang kecewa merangsek masuk ke stadion. Kerusuhan pun pecah kala petugas keamanan melepaskan gas air mata ke tribune lalu muncul kepanikan. Banyak penonton yang pingsan dan sesak napas. Korban berjatuhan pun tak dapat dihindari.

Roca mengatakan kejadian tersebut adalah puncak dari kesalahan semua pihak. Pelatih asal Chile itu berharap tak akan lagi ada kejadian tersebut di sepak bola.

"Saya rasa ini adalah puncak kesalahan dari semua pihak termasuk kita juga. Semua harus mulai dari titik nol setelah kejadian seperti ini, semoga tidak ada kejadian atau nyawa yang hilang lagi di dalam stadion," tutur Roca kepada wartawan, Senin (3/10).

Pelatih Arema FC Javier Roca memeluk seorang pemain saat mendatangi Stadion Kanjuruhan pascakerusuhan di Malang, Jawa Timur, Senin (3/10/2022). Foto: Prasetia Fauzani/ANTARA FOTO

"Kita harus mulai hargai kerjaan orang, hargai usaha orang, kita dalam sepak bola sudah tahu aturannya apa pun hasil skor kita harus mulai menerima," tambahnya.

Roca dan pasukannya mengunjungi Stadion Kanjuruhan pada Senin (3/10) siang WIB. Penggawa Arema menggelar aksi tabur bunga dan doa bersama di stadion yang terletak di Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur tersebut.