Kumparan Logo

Pemain Israel yang Selebrasi Ungkit Serangan ke Gaza Pulang Kampung Usai Ditahan

kumparanBOLAverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pemain Timnas Israel Sagiv Jehezkel (kiri). Foto: JACK GUEZ / AFP
zoom-in-whitePerbesar
Pemain Timnas Israel Sagiv Jehezkel (kiri). Foto: JACK GUEZ / AFP

Sagiv Jehezkel akhirnya pulang ke negaranya, Israel, usai sempat ditangkap akibat mengirim pesan soal serangan Israel ke Gaza melalui selebrasi golnya. Klub Liga Turki, Antalyaspor, juga telah memecatnya.

Hal itu diterangkan dalam laporan BBC pada Selasa (16/1) dini hari WIB bahwa Antalyaspor telah resmi memecat Jehezkel. Pesepak bola Israel itu pun dilaporkan telah kembali ke Israel setelah sempat ditahan sebentar di kota selatan Antalya.

Pihak klub juga telah memberikan pernyataan resmi. Antalyaspor menilai Jehezkel sudah mencoreng nilai-nilai nasional Turki.

"Sagiv Jehezkel, yang dianggap bertindak melawan nilai-nilai nasional negara kita dengan membagikan tulisan di pergelangan tangannya setelah mencetak gol pada menit ke-68 di pertandingan yang kami mainkan melawan Trabzonspor, telah diputuskan untuk dikeluarkan dari skuad berdasarkan keputusan direksi," tulis ofisial Antalyaspor.

Pemain Timnas Israel Sagiv Jehezkel (kiri). Foto: JACK GUEZ / AFP

"Dewan Direksi kami tidak akan pernah membiarkan perilaku yang bertentangan dengan kepekaan negara kami, bahkan jika hal itu menghasilkan juara atau piala. Salam," tegas mereka.

Menurut laporan AFP, Jehezkel memperlihatkan perban di tangan bertuliskan "100 hari 7/10" usai mencetak gol. Itu diduga memiliki arti peringatan 100 hari serangan Hamas ke Israel. Jehezkel berkilah tidak melakukan tindakan untuk memprovokasi, melainkan hanya ingin mengirimkan pesan agar perang segera diakhiri.

“Saya bukan orang yang pro perang. Ada tentara Israel yang ditangkap di Gaza. Saya adalah orang yang percaya bahwa periode 100 hari ini harus diakhiri sekarang. Saya ingin perang diakhiri,” katanya, dikutip dari BBC.

Jehezkel yang berposisi sebagai winger sudah main sebanyak 13 kali untuk Antalyaspor musim ini. Sudah ada enam gol dan dua assist yang dibuatnya sejauh ini. Jehezkel juga sudah mentas untuk Timnas Israel selama delapan kali.

instagram embed

Perang antara Hamas dengan Israel memasuki hari ke-100 sejak serangan 7 Oktober 2023. Menurut catatan Kementerian Kesehatan di Gaza, korban tewas mencapai 23.968 orang. Kebanyakan wanita dan anak-anak. Data tersebut merupakan korban yang jatuh sejak 7 Oktober 2023.

Dikutip dari Al-Jazeera, pengeboman di Gaza tanpa henti dilakukan oleh Israel. Belum ada tanda-tanda mereda.

Serangan Israel di Gaza dilancarkan di tengah bencana kemanusiaan dan ancaman eskalasi perang yang semakin meluas. Adapun dari pihak Israel, korban yang tewas adalah 1.139 orang.

Pada awal Januari, kantor media Gaza mengatakan Israel telah menjatuhkan lebih dari 65.000 ton bom di wilayah tersebut. Analisis data satelit yang dikutip oleh Associated Press menunjukkan bahwa sekitar 33 persen bangunan di seluruh Jalur Gaza telah hancur.