Kumparan Logo

Pembuktian Nadeo: Sulit di Bali United, Diragukan hingga Jadi Pahlawan Timnas

kumparanBOLAverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kiper Nadeo Arga Winata dari Indonesia melakukan penyelamatan tendangan sudut Nguyen Quang Hai dari Vietnam saat pertandingan Grup B Piala Suzuki AFF di Stadion Bishan, Singapura. Foto: Yong Teck Lim/Getty Images
zoom-in-whitePerbesar
Kiper Nadeo Arga Winata dari Indonesia melakukan penyelamatan tendangan sudut Nguyen Quang Hai dari Vietnam saat pertandingan Grup B Piala Suzuki AFF di Stadion Bishan, Singapura. Foto: Yong Teck Lim/Getty Images

Nadeo Argawinata banjir pujian usai laga Indonesia vs Singapura, Sabtu (25/12) silam. Satu penyelaman krusialnya di menit akhir berperan besar membawa 'Garuda' menang 4-2.

Nadeo menggagalkan sepakan penalti Singapura pada menit ke-90. Saat itu, situasi skor tengah imbang 2-2. Ia dengan cerdas menebak arah sepakan Singapura dan menepis bola. Indonesia selamat dari kekalahan di waktu normal.

Indonesia kemudian mencetak dua gol tambahan di babak extra time. Alhasil, armada Shin Tae-yong menang 4-2 dan maju ke partai puncak Piala AFF 2020.

Sebelum menjadi bintang, Nadeo harus melewati jalan terjal untuk berada di bawah mistar Timnas Indonesia. Menilik historinya di level klub, peluang Nadeo menjadi pilihan utama Shin Tae-yong memanglah kecil.

Bersama Bali United, Nadeo kesulitan menembus skuad inti. Nadeo harus bersaing dengan Wawan Hendrawan, dan sepanjang Liga 1 2021/22, Nadeo baru diturunkan tujuh kali dalam 19 pertandingan.

Hal itu yang membuatnya menjadi sempat diragukan saat dipanggil ke Timnas Indonesia. Apalagi, Nadeo terhitung telat bergabung karena sebelumnya Shin Tae-yong tak mengikutsertakan Nadeo ke pemusatan latihan timnas di Turki jelang Piala AFF 2020.

Kiper Nadeo Argawinata menepis bola saat latihan Timnas Senior Indonesia di Stadion Madya, kompleks GBK, Senayan, Jakarta, Selasa (11/5/2021). Foto: Aditya Pradana Putra/ANTARA FOTO

Nadeo juga tidak menjadi pilihan Shin Tae-yong di dua laga awal babak grup Piala AFF. Ia hanya menjadi penghangat bangku cadangan.

Nadeo baru dimainkan Shin di pertandingan ketiga Grup B melawan Vietnam. Itu pun, Shin terpaksa mengubah starting XI usai penjaga gawang Ernando Ari tiba-tiba tak bisa bermain karena cedera beberapa saat jelang kick off.

Namun, insiden itu malah menjadi berkah bagi Nadeo. Sejak tampil di laga kontra Vietnam, eks kiper Borneo FC ini selalu menjadi andalan Shin Tae-yong hingga babak semifinal.

Puncaknya, adalah kala ia dengan heroik menepis sepakan penalti pemain Singapura di pertandingan leg kedua semifinal. Nadeo mengaku ia sudah mempelajari hal itu, meski ia tak menampik faktor keberuntungan.

Penjaga gawang Tim Nasional U-22 Nadeo Argawinata (kanan) berlatih di Lapangan D, Kompleks GBK, Senayan, Jakarta, Selasa (2/3/2021). Foto: M Risyal Hidayat/ANTARA FOTO

''Sebelum pertandingan, saya sempat mempelajari video-video penendang asal Singapura, tetapi juga tak lepas dari feeling (intuisi). Jadi, bisa dikatakan beruntung, tetapi kadang sepak bola perlu keberuntungan juga," kata Nadeo dalam video yang diunggah Instagram resmi PSSI.

Selanjutnya, Indonesia akan menantang Thailand di final Piala AFF 2020 pada 29 Desember dan 1 Januari mendatang. Besar kemungkinan, Nadeo yang tengah on fire akan kembali dipercaya mengawal bawah mistar 'Garuda'.