Kumparan Logo

Pep Guardiola Resmi Tinggalkan Manchester City Setelah Satu Dekade

kumparanBOLAverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pelatih Manchester City Pep Guardiola memimpin sesi latihan jelang melawan Villareal FC dalam pertandingan League Phase Liga Champions 2025/2026 di Etihad Campus training ground, Manchester, Inggris, Senin (20/10/2025). Foto: Paul Ellis/AFP
zoom-in-whitePerbesar
Pelatih Manchester City Pep Guardiola memimpin sesi latihan jelang melawan Villareal FC dalam pertandingan League Phase Liga Champions 2025/2026 di Etihad Campus training ground, Manchester, Inggris, Senin (20/10/2025). Foto: Paul Ellis/AFP

Era emas Manchester City resmi berakhir setelah pihak klub mengonfirmasi bahwa Pep Guardiola akan mundur dari kursi pelatih kepala selepas laga terakhir musim ini melawan Aston Villa di Etihad Stadium, Minggu (24/5). Keputusan ini menandai selesainya pengabdian 10 tahun sang juru taktik asal Spanyol yang telah mempersembahkan 17 trofi mayor, termasuk enam gelar juara Premier League bagi The Citizens.

Akhir Perjalanan Sang Arsitek di Etihad Stadium

Pep Guardiola menegaskan bahwa kepergiannya bukan didasari oleh alasan spesifik, melainkan kesadaran personal bahwa waktunya di Manchester telah usai. Pria berusia 55 tahun tersebut menekankan filosofinya bahwa tidak ada hal yang abadi di dunia sepak bola, namun ia memastikan bahwa kenangan, cinta, dan ikatan emosionalnya dengan klub serta para pendukung akan tetap abadi selamanya.

Mencari Suksesor di Tengah Pergantian Era

Kabar kepergian Guardiola mencuat hanya berselang tiga hari setelah Manchester City dipastikan gagal mempertahankan gelar juara Premier League yang direbut oleh Arsenal. Kini, manajemen Manchester City mulai bergerak cepat untuk mencari pengganti sepadan guna melanjutkan tongkat estafet kepelatihan. Nama mantan pelatih Chelsea, Enzo Maresca, yang sebelumnya pernah bekerja di bawah arahan Guardiola, muncul sebagai kandidat terkuat untuk mengisi posisi panas tersebut.