Pernah Bela Belanda U-17, Ezra Walian Terancam Absen di Timnas U-23

Persiapan Timnas U-23 Indonesia menjelang laga perdana babak Kualifikasi Piala Asia sedikit terganggu. Hal tersebut dikarenakan tak bisa didaftarkannya penyerang naturalisasi asal Belanda, Ezra Walian.
"Saat MCM, Indonesia mendaftarkan 22 pemain dulu. Karena Ezra masih belum diterima pendaftarannya oleh Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC). Hal ini karena Ezra pernah main di Kualifikasi UEFA U-17 bersama Belanda tahun 2013 lalu," tulis keterangan resmi dari PSSI yang diterima kumparanBOLA, Kamis (21/3/2019).
Berkat administrasi yang masih bermasalah menyangkut Ezra, AFC memberikan keringanan untuk Indonesia dalam hal mendaftarkan pemain. Sebelumnya, para kesebelasan harus mendaftarkan 23 nama pemain saat match coordination meeting (MCM) pada Kamis (21/3) ini.
Namun, kali ini Timnas U-23 diberi tenggat hingga enam jam sebelum kick-off pertandingan pertama menghadapi Thailand pada Jumat (22/3) besok.
"Oleh karena itu, sekarang posisi menunggu info dari FIFA apakah membolehkan Ezra main atau tidak. AFC baru kasih tahu hal ini dua hari lalu ke kami. Untuk itu, AFC kasih waktu deadline 23 pemain Indonesia saat 6 jam sebelum kick off. Jadi, Ezra masih menunggu," tulis keterangan PSSI.
Ezra tercatat pernah memperkuat Belanda U-17 saat menghadapi Georgia dan San Marino di ajang Piala Eropa pada Oktober 2013. Ketika Belanda U-17 menang dengan skor 12-0 atas Sana Marino, Ezra mencetak lima gol. Sedangkan, ketika menghadapi Georgia, ia tak mencetak gol setelah hanya bermain selama 54 menit.
Ezra sendiri juga baru bergabung dengan pemusatan latihan Timnas U-23 pada 13 Maret lalu. Ezra juga cukup nyetel dengan pemain lain saat berlaga di uji tanding dengan Bali United akhir pekan lalu.
Satu gol berhasil dikemas anak dari Glen Walian itu untuk membantu Timnas U-23 menang dengan skor 3-0. Datangnya Ezra memberikan dimensi baru di lini depan Timnas U-23. Sebelumnya, Indra Sjafri sudah memiliki dua nama yaitu Dimas Drajad dan Marinus Wanewar.
