Perpisahan Pepe dan Rumor Kepindahannya ke PSG

Pepe boleh terlihat sebagai tukang jagal dan seorang bek garang yang tak kenal kompromi. Tapi, dia juga manusia biasa yang bisa memendam rasa sedih. Hal itu diungkapkan setelah dirinya dipastikan hengkang dari Santiago Bernabeu setelah 10 tahun mengabdi.
Pepe sebenarnya telah ditawari kontrak satu tahun oleh Real Madrid dan itu bukan yang diharapkan olehnya. Pemain kelahiran Brasil itu mengharapkan paling tidak dua tahun untuk perpanjangan kontrak. Akan tetapi, Madrid tidak memberikannya. Pepe pun lebih memilih pergi.
Pepe kemudian mengungkapkan ucapan perpisahannya itu lewat akun Instagram pribadi miliknya. "Hari ini, 10 tahun sudah. Saya harus mengakhiri untuk memakai logo ini. Setiap hari saya saya menggunakan seragam ini," ujar pria Portugal itu.
[Baca Juga: Superioritas Madrid di Atas Kemalangan Juventus]
Madrid mendatangkan Pepe dari FC Porto dengan mahar 30 juta euro di musim 2007/2008 setelah mereka "cuci gudang" pemain belakang di periode tersebut. Jonathan Woodgate, Francisco Pavon, dan Ivan Helguera adalah beberapa contoh pemain yang dilepas.
Di musim itu, penampilan Pepe tak buruk-buruk amat setelah tampil sebanyak 25 kali di semua ajang. Perlahan dirinya mulai menjelma menjadi pilar penting yang tak tergantikan di lini pertahanan Madrid. Tiga titel La Liga, dua piala Copa del Rey, dan tiga trofi Liga Champions adalah persembahannya untuk Madrid.
"Hari ini saya hanya bisa berterima kasih kepada kalian semua yang telah mendukung saya, bahwa Anda telah menulis kisah indah ini dengan saya. Terima kasih untuk masing-masing dari Anda, yang menemani saya. Saya juga mengucapkan selamat tinggal kepada kota ini, yang telah melihat kelahiran dan pertumbuhan anak-anak perempuan saya," kata Pepe.
***
Di satu sisi, keputusan Madrid untuk tidak memberikan durasi kontrak lebih dari setahun untuk Pepe masih bisa diwajarkan. Pasalnya, mereka masih memiliki stok pemain belakang yang menjanjikan. Selain Sergio Ramos, El Real punya Raphael Varane dan juga Nacho Fernandez yang bisa bermain sebagai bek tengah. Terlebih keduanya juga memiliki usia yang jauh lebih muda ketimbang Pepe. Varane masih berumur 24 tahun sedangkan Nacho 27 tahun.
Sementara itu, di musim ini Pepe hanya bermain sebanyak 16 kali di ajang La Liga dan Liga Champions. Minimnya jam terbang yang didapatkannya juga dipengaruhi oleh cedera yang dialaminya hingga akhir musim ini.
Mengenai masa depannya Pepe sendiri belum mengumumkan secara resmi akan berlabuh di mana. Namun Fabio Capello membeberkan jika Paris Saint-Germain (PSG) adalah calon tim yang akan diperkuat Pepe. Hal tersebut ditegaskan oleh mantan pelatih El Real itu kepada Calciomercato – L’Originale.
"Pepe akan bergabung bersama PSG, 100%. Hal itu telah diputuskan di sebuah hotel di Cardiff," tegas Capello.
Argumen Capello dinilai cukup logis karena ketertarikan PSG akan Pepe pernah terkuak 2012 lalu. Saat itu transaksi mereka urung terealiasi akibat gagal menemui kesepakatan harga. Les Parisiens menyodorkan dana sebesar 25 juta euro, di sisi lain Florentino Perez menolak untuk melego Pepe di bawah harga 30 juta euro.
[Baca Juga: Talenta-talenta El Real Hancurkan Tembok Kokoh Juventus]
Jika apa yang dikatakan Capello benar adanya, nasib Pepe mugkin masih terbilang cerah. Alasannya, PSG berkesempatan tampil di Liga Champions musim depan dan merupakan salah satu kandidat terkuat untuk meraih trofi Ligue 1. Masalahnya, Pepe juga harus bersaing dengan Thiago Silva, Marquinhos, dan juga Presnel Kimpembe untuk mendapatkan tempat reguler di sana.
