Persija Memang Kalah Kelas dari Espanyol

Hujan gol terjadi dalam laga uji tanding antara Persija Jakarta versus Espanyol. Ya, seperti yang telah diprediksi, tim rival sekota Barcelona ini menang mudah atas Persija. Tak tanggung-tanggung, Espanyol menang dengan skor telak 7-0 dalam laga yang dihelat di Stadion Patriot Candrabragha, Bekasi, Rabu (19/7/2017) WIB malam.
Tampil dengan kekuatan penuh dengan menurunkan nama-nama seperti Javier Rodriguez, David Lopez Silva, Esteban Granero dan Leonardo Baptista, tim besutan Quique Sanchez Florez berhasil mendominasi jalannya laga.
Persija sendiri tampil tanpa skuat utama. Gunawan Dwi Cahyo, Amarzukih, Arthur Irawan, dan Rudi Widodo yang jarang mendapatkan menit bermain, merumput sejak menit awal. Tanpa skuat utama, "Macan Kemayoran" tampil loyo dan sudah kebobolan lima gol di babak pertama dan kemudian dua gol di babak kedua.
Tetapi, pelatih Persija, Stefano "Teco" Cugurra tetap mengapresiasi anak-anak asuhnya dan mengakui bahwa Espanyol memang merupakan lawan yang tangguh. Walau anak-anak asuhnya bermain buruk pada babak pertama, diakui Teco, pada babak kedua timnya telah bermain dengan baik.
"Espanyol menerapkan permainan simple football yang bagus sepanjang pertandingan, dengan transisi menyerang dan bertahan yang sangat terorganisir," ujar Teco kepada pewarta di Media Centre Stadion Patriot Candrabragha, Bekasi.
"Memang ini adalah laga yang sulit bagi pemain yang diturunkan dan kami harus akui, sebagian pemain mentalnya belum terlalu bagus. Anda juga harus pahami, Espanyol adalah tim yang tergabung dengan Real Madrid dan Barcelona di La Liga dan level kami pun berbeda dengan mereka. Jadi kalah dari mereka pun, adalah hasil yang bagus bagi kami."
"Atas hasil ini, kami akan segera evaluasi, kami memiliki dua hari untuk bersiap melawan Persib Bandung dan itu harus menuntut kami untuk berkonsentrasi penuh. Bagaimanapun juga, hasil ini bagus bagi kami, terutama untuk membangun mental pemain-pemain muda kami," jelas Teco.
Di sisi lain, pelatih Espanyol, Quique Sanches Flores, mengaku puas dengan hasil yang telah didapatkan oleh anak asuhnya. Jelang kompetisi La Liga yang akan segera bergulir, laga melawan Persija menjadi pertandingan penting untuk mengukur sejauh mana kesiapan mereka.
Lebih dari itu, kata Flores, kendati Persija tak tampil dengan kekuatan penuh, kemenangan ini sangat berarti dan memberikan kesan yang indah bagi Espanyol. Apalagi laga tersebut dihadiri oleh ribuan Jakmania.
"Kami memahami Persija akan menghadapi partai besar dan penting di akhir pekan ini. Tetapi, kami pun juga menyimpan pemain jelang bergulirnya musim baru. Memang kendala cuaca yang panas memengaruhi permainan kami, strategi untuk mengalirkan bola dengan cepat cepat yang kami persiapkan sejak awal tidak berjalan dengan baik," terang Quique.
"Tetapi menurut kami, Persija tak sepenuhnya bermain buruk. Mereka mampu mengimbangi kami walaupun mereka tidak mencetak gol. Ini juga menjadi bahan evaluasi bagi kami, bagaimana kami membandingkan kekuatan kami di musim sebelumnya dan berusaha lebih baik lagi di musim berikutnya," sambungnya.
"Ya, kami sangat terhibur dengan kreatifitas para pendukung. Mereka tak henti-hentinya menari dan mendukung tim kesayangan mereka. Ini adalah memori yang indah yang tak akan pernah kami lupakan, sungguh berkesan," tutup Quique.
