Plus-Minus Kedatangan Odion Ighalo untuk Manchester United

Manchester United resmi meminjam Odion Ighalo dari Shanghai Shenhua pada deadline day bursa transfer musim dingin 2019/2020. Penyerang asal Nigeria itu bakal memperkuat United sampai akhir 2019/2020.
Perekrutan Ighalo ini jelas mengundang reaksi yang cukup terpolarisasi. Beberapa orang mendukung langkah United. Sisanya—yang jumlahnya mungkin lebih banyak—mempertanyakan keputusan United untuk memboyong Ighalo.
Wajar jika reaksi seperti itu muncul. Ighalo, dengan status pinjaman berdurasi pendek, jelas adalah perekrutan darurat. Namun, United memang butuh penyerang anyar, terlebih setelah Marcus Rashford cedera.
Di satu sisi, United sempat dirumorkan mendekati penyerang-penyerang papan atas seperti Edinson Cavani dan Erling Haaland. Dari Cavani ke Ighalo tentu cukup, well, mengecewakan.
Meskipun begitu, perdebatan menyoal Ighalo tak berhenti sampai di situ saja. Oleh karena itu, kumparanBOLA mencoba untuk menjabarkan lebih banyak menyoal plus-minus kedatangan Ighalo buat United.
Plus
Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, United memang butuh penyerang. Namun, bukan berarti Odion Ighalo hanya akan menjadi sekadar pengisi kekosongan belaka.
Pelatih United, Ole Gunnar Solskjaer, menyatakan bahwa Ighalo bisa memberikan variasi terhadap permainannya. Well, karakteristik Ighalo memang berbeda dengan penyerang United lainnya.
Menurut Squawka, Ighalo memiliki tendensi untuk beroperasi di kotak penalti lawan. Ketika membela Watford, Ighalo berduet dengan Troy Deeney. Nah, kala itu, Ighalo yang lebih sering bergerak di kotak penalti lawan, sedangkan Deeney turun ke tengah untuk menjemput bola.
Sementara, penyerang utama Manchester United—dalam hal ini, Anthony Martial—adalah striker yang lebih dinamis. Martial kerap bergerak ke luar kotak penalti lawan, melakukan link-up dengan tiga pemain di belakangnya, dan menyisir sebelum melepas tembakan.
Dari situ, Martial kerap kesulitan menghadapi lini belakang lawan dengan blok rendah. Terlebih, jika bek-bek lawan kuat bertubuh tinggi dan kuat dalam duel udara.
Laga melawan Burnley pada Januari 2020 lalu menjadi contohnya. Martial tak berkutik menghadapi James Tarkowski dan lini belakang Burnley yang bertahan dalam-dalam.
Ighalo bisa menjadi Solskjaer ketika berhadapan dengan tim seperti Burnley. Penyerang berusia 30 tahun itu bisa dibilang lebih agresif dan kuat untuk berduel dengan bek lawan ketimbang Martial.
Pelatih Ighalo di Watford, Quique Sanchez Flores, menyatakan bahwa kekuatan utama Ighalo adalah etos kerjanya.
“Di China, ia memberikan upaya yang sama seperti empat tahun lalu ketika ia bermain bersama saya di Watford. Saya merasa ia bisa memberikan penampilan seperti itu buat semua tim di Eropa,” kata Sanchez Flores kepada The Athletic.
Agresivitas, etos kerja, dipadukan dengan fisik yang oke—per Transfermarkt, tinggi Ighalo mencapai 183 sentimeter—membuat Ighalo bisa menjadi sosok andalan United ketika menghadapi tim dengan lini pertahanan rendah dan bek-bek berkemampuan fisik tinggi.
Selain itu, rekor gol Ighalo juga bagus. Di Liga China 2019 bersama Shenhua, Ighalo sanggup mengemas 10 gol hanya dari 19 penampilan. Jangan lupa juga bahwa ia tercatat sebagai topskorer Piala Afrika 2019 dengan lima gol.
Satu lagi. United masih bertarung di tiga kompetisi, yaitu Premier League, Liga Europa, dan Piala FA. Sementara, mereka hanya memiliki Martial dan Mason Greenwood sebelum Ighalo datang. Dua penyerang—satu masih berusia 18 tahun—tentu tak cukup untuk mengarungi sisa musim yang padat.
Minus
Sebenarnya, sulit mencari cela dari perekrutan Odion Ighalo. Ia datang dengan biaya yang tak mahal, dan kemampuannya dibutuhkan Manchester United.
Meskipun begitu, bukan berarti tak ada dampak buruk yang kemungkinan akan diterima United dari kedatangan Ighalo. Dan, dampak buruk itu terjadi bukan di dalam, melainkan di luar lapangan.
Salah satu legenda United, Gary Neville, menyatakan bahwa perekrutan Ighalo menunjukkan bahwa bekas timnya itu tak memiliki perencanaan yang baik dalam jual-beli pemain.
“United membutuhkan penyerang baru, jelas. Namun, saya tak bisa membela mereka. Romelu Lukaku (eks penyerang United yang dibeli Inter Milan) sudah menyatakan niatnya untuk pindah pada Februari atau Maret tahun lalu,” kata Neville dalam acaranya di Sky Sports.
“Sembilan bulan untuk bermanuver di bursa transfer. Mereka bisa membeli penyerang untuk jangka panjang. Namun, mereka malah membuat perekrutan yang panik di deadline day. Ighalo mungkin tampil bagus. Namun, itu menunjukkan bahwa United, untuk saat ini, kesulitan untuk bergerak dengan pintar di bursa transfer,” lanjut Neville.
Dari reputasi yang tercoreng itu, nilai United di mata pesepak bola top bisa menukik. Ini yang dikemukakan oleh eks penyerang Chelsea dan Timnas Islandia, Eidur Gudjohnsen.
“Ini kembali ke waktu perekrutan Ighalo. Saya pikir, saat itu tak banyak penyerang top tersedia. Namun, saya tak berpikir penyerang-penyerang top ingin bergabung bersama United,” ucap Gudjohnsen kepada Sky Sports.
Oke, ucapan Gudjohnsen bisa dibantah. Manchester United hanya butuh penyerang pelapis, dan tentu pemain top tak ingin menjadi pelapis.
Namun, United terbukti mengincar penyerang-penyerang top, dan mereka gagal. Haaland memilih hijrah ke Borussia Dortmund, dan Cavani dikabarkan akan bergabung bersama Atletico Madrid pada musim depan.
Itulah dampak negatif terbesar perekrutan Ighalo buat United. Bukan tak mungkin, misi United untuk mendapatkan penyerang top pada bursa transfer musim panas mendatang jadi sulit karena kedatangan Ighalo.
Di dalam lapangan, satu hal yang mesti diwaspadai United adalah rekor Ighalo pada musim terakhirnya (2016/2017) di Premier League yang luar biasa buruk.
Kala itu, Odion Ighalo hanya mampu mencetak satu gol dalam 18 penampilan. Namun, masalah ini semestinya tak akan berpengaruh besar mengingat ketajamannya membaik belakangan ini.
-----
Mau nonton bola langsung di Inggris? Ayo, ikutan Home of Premier League Semua biaya ditanggung kumparan dan Supersoccer, gratis! Ayo buruan daftar di sini.
Bagi yang mau nonton langsung siaran liga Inggris bisa ke MolaTV dan bagi yang ingin merasakan kemeriahan Nobar Supersoccer bisa cek list schedule nya di SSCornerID.
Tersedia juga hadiah bulanan berupa Polytron Smart TV, langganan Mola TV, dan jersi original.

