Kumparan Logo

Polemik Harus Bayar Rp 15 Juta untuk Masuk Tim EPA, Madura United Buka Suara

kumparanBOLAverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kurang lebih 100 peserta ikut seleksi memperebutkan 35 kuota tim Madura United kelompok usia U-16 dan U-20 di Madura United Training Ground pada September 2025. Foto: Madura United
zoom-in-whitePerbesar
Kurang lebih 100 peserta ikut seleksi memperebutkan 35 kuota tim Madura United kelompok usia U-16 dan U-20 di Madura United Training Ground pada September 2025. Foto: Madura United

Ramai beredar kabar seorang pesepak bola muda gagal bergabung dengan skuad Elite Pro Academy (EPA) U-20 Madura United karena masalah biaya. Ia disebut harus membayar uang sebesar Rp 15 juta agar bisa bergabung. Pihak klub sampai buka suara soal ini.

Jadi, ada seseorang di media sosial yang membagikan screenshot percakapan antara si pemain dengan pelatih. Si pemain mengaku tak punya uang Rp 15 juta, sehingga diminta mundur saja.

Hal ini mengundang reaksi dari banyak orang. Ada yang menyayangkan si pemain tidak bisa gabung EPA U-20 Madura United karena biaya tersebut, tetapi ada pula yang mewajarkan biaya itu.

Komisaris PT Polana Bola Madura Bersatu (PBMB), Zia Ul Haq, menanggapi polemik yang beredar. Ia membenarkan bahwa memang ada biaya yang harus dibayar, tetapi menegaskan keperluan dananya nanti dipakai untuk apa.

Komisaris PT Polana Bola Madura Bersatu (PBMB), Zia Ul Haq, hadir saat seleksi kuota tim Madura United kelompok usia U-16 dan U-20 di Madura United Training Ground pada September 2025. Foto: Madura United

"Hak dan kewajiban setiap siswa Akademi Madura United sudah terjamin asuransinya. Apabila siswa mengalami cedera, sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab dari klub. Selain itu, kami menyediakan sekolah sepak bola di mess yang akan dibimbing langsung oleh pelatih berwawasan luas tentang sepak bola," tutur Zia dalam keterangan resmi.

"Jadi, siswa tidak hanya diasah kemampuannya dalam bermain sepak bola saja, namun juga kemampuan berpikir pada dunia sepak bola yang sangat luas," sambungnya.

Pihak Madura United juga mengungkap nominalnya. Total biayanya bervariasi dari Rp 10 juta (murid lokal non-mess), Rp 15 juta (murid lokas mess dan murid non-lokal non-mess), dan Rp 20 juta (murid non-lokal mess).

Biaya gabung skuad Elite Pro Academy (EPA) U-20 Madura United. Foto: Madura United

Pihak klub juga menerangkan bahwa hal ini sudah berjalan dari tahun-tahun sebelumnya. Untuk tahun ini, sudah ada sekitar lebih dari 20 siswa yang mendaftar dan orang tua mereka menyetujui.

"Bahkan ini dibilang murah dengan fasilitas selama dia menjadi siswa academy. Dibandingkan dengan academy di klub lainnya yang harganya lebih jauh dari ini," ungkap Zia.

"Jika ada miss informasi liar di luar terkait dikenakannya SPP dan lain-lain, itu tidak masuk ke klub, tetapi akan menjadi pelayanan terhadap siswa, termasuk kenyamanan selama pemain tersebut menjadi siswa kami di Madura United Football Academy selama mengarungi kompetisi EPA 2025/26," tandas Zia.