Presiden Liga Gabon Diduga Lakukan Tindakan Asusila, Janjikan Tempat di Timnas
·waktu baca 3 menit

Sepak bola Gabon akhir-akhir ini tengah hangat diperbincangkan. Bukan karena prestasi, melainkan karena tindakan kontroversi yang dilakukan oleh beberapa pihak.
Jika sebelumnya terdapat eks pelatih Timnas U-17 Gabon, yakni Patrick Assoumou Eyi, yang disebut melakukan tindakan asusila kepada para pemainnya. Kali ini, mencuat satu sosok lainnya yang melakukan hal serupa, yaitu Presiden Liga Gabon, Serge Mombo.
Diwartakan The Guardian, Mombo terpilih kembali sebagai Presiden Liga Gabon pada Juni 2021. Kini, ia dituduh melakukan tindakan asusila kepada para pemain dengan iming-iming tempat di tim nasional.
Dilaporkan bahwa Mombo melakukan tindakan asusilanya bersama dengan Eyi. Ada salah seorang korban yang mengungkapkan bahwa dirinya sempat dilecehkan pada 2014 di sebuah hotel di Libreville, ibu kota Gabon saat mengikuti kamp pelatihan.
“Dia ada di sana, memilih beberapa anak laki-laki. Kami tidak benar-benar mengerti mengapa dia begitu kuat. Beberapa pemain harus memanggilnya pelatih tetapi dia adalah seorang kit man. Itu sangat aneh. Dia melakukan permainan kotornya dengan Capello [sebutan Eyi],” ucap seorang korban dikutip dari The Guardian.
Karena alasan ekonomi keluarga, korban mengaku bahwa dirinya mau tidak mau menerima tawaran keji dari Mombo. Namun, saat dirinya menolak tawaran itu, ia ditendang dari tim nasional.
“Mombo datang bersama kami dalam perjalanan jauh, dengan pesawat yang sama. Dia datang menemui kami, mengatakan bahwa dia bisa membantu kami. Saya ingat setelah pertandingan di kandang bahwa dia memberi tahu saya: 'Jika Anda ingin bermain, Anda harus memberi saya apa yang saya inginkan. Saya bisa membuat karier Anda [naik], bahkan dengan tim nasional senior,” ucap korban.
“Saya berasal dari keluarga miskin, saya memikirkannya. Saya malu tapi itu satu-satunya cara saya untuk membantu keluarga saya, Anda tahu, jadi saya menerima tawaran pertamanya. Saya terpilih pada waktu berikutnya tetapi saya merasa sangat buruk. Secara fisik, emosional, mereka menghancurkan saya. Ketika saya menolak untuk melangkah lebih jauh, saya tidak dipilih lagi dengan tim nasional,” lanjutnya.
Mantan pemain lain yang mengeklaim bahwa dirinya dilecehkan oleh Eyi dan Mombo terjadi ketika dia membela Gabon U-17 pada tahun 2017. Ia mengatakan bahwa ofisial berusaha untuk mengusulkan dia dengan janji tempat di starting lineup.
“Di timnas, Serge Mombo adalah predator. Dia menawari kami berhubungan seksual dengan imbalan tempat di tim di masa depan. Mereka memilih kami, mereka memberi kami beberapa keuntungan: uang, hadiah, dan juga hak istimewa untuk bermain untuk negara kami,” ucap mantan pemain Gabon U-17.
Kendati demikian, Mombo yang juga akan menjadi kitman untuk tim senior Gabon di ajang Piala Afrika 2022, membantah tuduhan tersebut. Ia mengatakan bahwa para penuduhnya sebagai pembohong yang mencoba untuk mengotori citranya.
