Kumparan Logo

Profil Hans Michael Weiss, Pelatih yang Bawa Laos ke Final Piala AFF U-19 2022

kumparanBOLAverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pelatih Timnas Laos U-19, Hans Michael Weiss, di Piala AFF U-19. Foto: Lao Football Federation
zoom-in-whitePerbesar
Pelatih Timnas Laos U-19, Hans Michael Weiss, di Piala AFF U-19. Foto: Lao Football Federation

Laos U-19 sukses melaju ke Final Piala AFF U-19 2022. Ini semua tak lepas dari tangan dingin pelatih mereka, Hans Michael Weiss.

Sejak awal turnamen, Laos U-19 memang sudah menunjukkan performa impresif. Tergabung di Grup B, Million Elephants sukses menjadi juara grup dengan menyapu bersih 4 kemenangan.

Kemudian, Laos kembali menunjukkan performa impresif di semifinal. Chanthavixay Khounthoumphone dan kolega sukses menundukkan Thailand 2-0. Laos akan menantang Malaysia di final Piala AFF U-19 pada 15 Juli 2022. Sebelumnya, mereka sukses mengalahkan 'Harimau Malaya' di babak grup dengan skor 1-0.

Hans Michael Weiss jelas layak disanjung, meski nantinya Laos gagal juara. Berikut ini profil pelatih asal Jerman itu.

Profil Hans Michael Weiss, Pelatih Laos di Piala AFF U-19

Pelatih Timnas Laos U-19, Hans Michael Weiss, di Piala AFF U-19. Foto: Lao Football Federation

Hans Michael Weiss lahir di Dannenfels, Jerman Barat, pada 11 Maret 1965. Ia tidak memiliki karier yang cemerlang sebagai pemain sepak bola profesional.

Namun, dalam karier kepelatihannya, Weiss telah lama melanglang buana. Ia pernah magang dengan beberapa klub sepak bola di seluruh dunia seperti Real Madrid, Arsenal, Kaiserslautern, dan River Plate.

Weiss tercatat pernah menjadi asisten pelatih di klub Jepang, Kyoto Purple Sanga (2001-2004); dan Timnas U-20 China (2004-2006). Dia juga sempat bekerja di sebagai Direktur Teknik Federasi Sepak Bola Asosiasi Rwanda dan melatih Rwanda U-20.

Pada Januari 2011, Weiss mengambil alih Timnas Filipina setelah dirujuk oleh Asosiasi Sepak Bola Jerman pada Januari 2011. Di bawah kepemimpinannya, Azkals naik ke posisi tertinggi dalam sejarah peringkat FIFA mereka kala itu, yakni 127.

Pelatih Timnas Thailand U-19, Salvador Garcia (kiri); dan Pelatih Laos, Hans Michael Weiss. Foto: Soni Insan Bagus/kumparan

Pada Juni 2014, Hans Michael Weiss mengambil alih pelatih kepala klub mantan juara Liga Rumania, Oțelul Galați. Dia dipecat hanya tiga bulan kemudian setelah tim hanya mencatatkan satu kemenangan dalam tujuh pertandingan.

Pada 18 Januari 2017, Weiss ditunjuk sebagai pelatih kepala Timnas Mongolia. Weiß secara resmi menerima kontrak 1 tahun pada 27 Maret 2017. Setelah tiga tahun, ia meninggalkan posisi kepelatihan Mongolia, di mana ia mendapatkan rasa hormat atas peran dukungannya mengembangkan sepak bola Mongolia.

Dan akhirnya, pada 2022, Weiss melatih Laos. Ia sama seperti Shin Tae-yong di Timnas Indonesia, yakni mengurus timnas senior, U-23, dan U-19.

Laos U-19 belum pernah jadi juara Piala AFF U-19. Jika anak asuhnya bisa mengalahkan di final, ia jelas akan mencetak sejarah baru.