Profil Irfan Jauhari, Anak Ngawi yang Dipercaya Shin Tae-yong ke Kroasia

Shin Tae-yong sudah memangkas skuat Timnas U-19 menjadi 30 pemain. Jika melihat komposisi pemain, lini depan 'Garuda Muda' nampak dihuni wajah baru. Satu nama yang memikat perhatian adalah pemain Bali United, Irfan Jauhari.
Sebelumnya, Shin memanggil 46 pemain untuk mengikuti pemusatan latihan Timnas U-19. Setelah melewati proses seleksi, Shin akhirnya memilih 30 orang saja untuk diberangkatkan ke Kroasia. Rencananya, skuat 'Garuda Muda' akan menjalani pemusatan latihan dan mini tournament melawan beberapa negara di Kroasia.
Tiga puluh pemain yang berangkat ke Kroasia diproyeksikan untuk berlaga di Piala Asia U-19 Uzbekistan pada Oktober mendatang. Irfan turut dibawa sekaligus menyingkirkan nama besar lainnya seperti Sultan Zico dan Fajar Faturrahman.
Lantas, siapa sebenarnya sosok Irfan Jauhari?
Irfan dibesarkan di kaki gunung di daerah Ngawi. Bukan perkara mudah baginya untuk mengadu nasib di kota besar seperti Bali. Namun, tekad besarnya berhasil membawa Irfan, yang masih berusia belasan tahun, menapaki karier sepak bolanya di Pulau Dewata.
Beruntung bagi Irfan, bakat besarnya terendus staff kepelatihan Bali United di suatu pertandingan Soeratin Cup 2018. Kala itu, ia yang membela Bajak Laut 2000 Terang Bangsa FC dan berhadapan dengan Bali United U-18.
Penampilan gemilangnya sukses membikin tim pelatih Bali United penasaran. Akhirnya, Irfan berangkat ke Bali dan menjalani seleksi Bali United U-18 di sana.
Rejeki memang tidak ke mana. Setahun bermain untuk tim junior Bali United, Irfan sukses menyabet titel pemain terbaik di Elite Pro Academy pada 2019.
Bali United menjadikan Irfan sebagai proyek jangka panjangnya. 'Serdadu Tridatu' memberikan kesempatan baginya untuk menjajal tim senior. Selain itu, di usianya yang baru menginjak 19 tahun, Irfan langsung diikat kontrak berdurasi 3 tahun.
Kendati begitu, Irfan masih merupakan pemain di tim junior Bali United. Ia baru akan bermain untuk tim utama apa bila Pelatih Stefano Cugurra memasukkannya ke line up Bali United senior.
Nama Irfan mulai dikenal salah satunya ketika ia mencetak gol ke gawang Arsenal U-18 dan Real Madrid U-18 pada ajang Bali U-20 International Cup 2019. Saat itu, Irfan masuk ke dalam skuat Indonesia Allstar U-20.
Tiga gol dicetak Irfan Jauhari dalam turnamen itu. Dua gol ke gawang Arsenal dan satu gol ke gawang Real Madrid. Performa ciamik itu pula yang diyakini sebagai pembuka pintunya menuju pemanggilan di pemusatan latihan Timnas U-19 di Cikarang dan Thailand.
Kini, setelah melewati persaingan dengan beberapa nama-nama langganan timnas lainnya, Irfan dipastikan sudah memegang satu tiket ke TC Timnas U-19 di Kroasia.
Lantas, akankah anak Ngawi ini mampu menggebrak panggung yang lebih tinggi? Menarik dinantikan.
***
Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona
Penulis: Mohammad Insan Bagus Laksono
