Kumparan Logo

Profil Tokyo Verdy: Klub Anyar Pratama Arhan, Pengoleksi 25 Gelar Juara

kumparanBOLAverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pemain Timnas Indonesia Pratama Arhan Alif Rifai berselebrasi usai mencetak gol pada pertandingan leg kedua semifinal sepak bola AFF Suzuki Cup 2020 di National Stadium di Singapura, Sabtu (25/12). Foto: Yong Teck Lim/Getty Images
zoom-in-whitePerbesar
Pemain Timnas Indonesia Pratama Arhan Alif Rifai berselebrasi usai mencetak gol pada pertandingan leg kedua semifinal sepak bola AFF Suzuki Cup 2020 di National Stadium di Singapura, Sabtu (25/12). Foto: Yong Teck Lim/Getty Images

Tokyo Verdy berhasil mengamankan jasa Pratama Arhan. Bek kiri Timnas Indonesia itu telah resmi diumumkan sebagai pemain anyar klub Jepang tersebut pada Rabu (16/2) pagi WIB.

"Dengan senang hati kami mengumumkan Pratama Arhan dari Indonesia telah resmi bergabung dari PSIS Semarang. Selamat datang dan selamat bergabung, Arhan!" tulis Tokyo Verdy di Instagram dan situs resmi mereka.

Lantas, bagaimana sejarah Tokyo Verdy dan kiprahnya di kancah sepak bola Jepang?

Selebrasi pemain Tokyo Verdy 1969 saat melawan Jubilo Iwata pada paruh kedua final turnamen Piala Kaisar ke-84 di Stadion Nasional di Tokyo pada 1 Januari 2005. Foto: Kazuhiro Nogi/AFP

Tokyo Verdy adalah klub legendaris Jepang dan salah satu yang paling berprestasi. Bahkan, klub ini adalah salah satu klub profesional tertua yang ada dalam sejarah sepak bola Jepang.

Dilansir dari Lost in Football Japan, Tokyo Verdy berdiri pada 1969 dan awalnya bernama Yomiuri FC. Klub ini dibentuk di bawah payung yang sama dengan raksasa tim bisbol Jepang, Yomiuri Giants.

Tak tanggung-tanggung, klub ini juga pernah mengontrak bintang besar Jepang, seperti Ruy Ramos dan Kazuyoshi 'King Kazu' Miura. Nama yang disebut terakhir adalah legenda sepak bola Jepang dan pemain tertua di dunia saat ini.

Mereka lantas berubah nama menjadi Verdy Kawasaki, pindah ke prefektur Kanagawa di sebelah Tokyo, dan masuk dalam 10 klub pertama yang memulai J-League pada 1993.

Meski berganti nama, Verdy tetap sukses dan memenangkan dua gelar edisi awal J-League (1993 dan 1994) serta tiga Piala J-League pertama (1992, 1993, dan 1994).

King Kazu (tengah), legenda sepak bol Jepang juga pernah berseragam Tokyo Verdy. Foto: AP Photo via Kyodo News

Namun, Verdy jatuh dan dukungan untuk klub mulai berkurang saat mereka bersaing untuk mendapatkan penggemar dengan rival di Kanagawa, seperti Kawasaki Frontale, Yokohama Flugels, dan Yokohama Marinos.

Barulah pada 2001, klub kembali ke Tokyo, pindah ke Stadion Ajinomoto dan menjadi Tokyo Verdy 1969. Namun, ini tak banyak meningkatkan dukungan untuk klub, terlebih sudah terbentuknya FC Tokyo sebagai klub Ibu Kota.

Namun, klub mulai agak bangkit di lapangan, mengamankan posisi sepuluh besar di liga dan memenangi Piala Kaisar pada 2004. Sayang, di musim berikutnya pada 2005, mereka keluar dari papan atas untuk pertama kalinya setelah finis di urutan ke-17 dan terjun ke J2 League.

Tokyo Verdy 1969 berubah nama menjadi Tokyo Verdy pada 2008 berbarengan dengan kembalinya mereka ke papan atas J1 League. Namun, Tokyo Verdy hanya bertahan semusim dan kembali terjun ke J2 League.

Stadion Ajinomoto di Tokyo pada 1 Mei 2021. Foto: Yuki Iwamura/AFP

Saat ini, klub dimiliki oleh Tokyo Verdy Holdings, yang telah mengakuisisi tim pada 2009 sekaligus mengakhiri hubungan Yomiuri dengan klub. Kini, Tokyo Verdy tercatat masih berkiprah di J2 League.

Pada musim lalu, Tokyo Verdy finis di urutan ke-12 J2 League dengan raihan 58 poin dari 42 angka. Kini, mereka bakal mengarungi musim anyar mulai Sabtu (19/2).

Di balik sejarah panjang klub, itu berbanding lurus dengan kesuksesan Tokyo Verdy. Secara total, mereka sukses meraup 25 gelar, meski tak sedikit yang didapat di era semi-profesional.

Rincian gelar yang pernah diraih Tokyo Verdy:

  • 5 Japan Soccer League Division 1 (1983, 1984, 1986/87, 1990/91, 1991/92)

  • 2 J1 League (1993 dan 1994)

  • 5 Piala Kaisar (1984, 1986/87, 1987/88, 1996, 2004)

  • 3 JSL Cup (1979, 1985, 1991)

  • 3 Piala J-League (1992, 1993, 1994)

  • 4 Piala Super Xerox (1984, 1994, 1995, 2005)

  • 1 Piala Konica (1990)

  • 1 Liga Champions AFC (1987/88)

  • 1 Piala Bank Sanwa (1994)