Bola & Sports
·
24 November 2020 14:55

Profil Yudha Febrian: Dulu Juara di Timnas U-16, Kini Didepak Usai Indisipliner

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Profil Yudha Febrian: Dulu Juara di Timnas U-16, Kini Didepak Usai Indisipliner (162887)
Pemain Timnas U-19, Yudha Febrian. Foto: Instagram @febrian13yudhaa
Shin Tae-yong baru saja memulangkan dua pemain dari pemusatan latihan (TC) Timnas U-19 di Jakarta. Salah satunya adalah Yudha Febrian.
ADVERTISEMENT
Yudha dan Serdy Ephy Fano dicoret dari skuat 'Garuda Muda' karena dianggap telah melakukan tindakan indisipliner yang berat setelah kembali ke hotel pada pukul 3 pagi. Keduanya resmi dikeluarkan dari pemusatan latihan sejak Senin (23/11).
Dibandingkan Serdy, nama Yudha sejatinya lebih familiar bagi pencinta sepak bola nasional karena sudah langganan memperkuat tim nasional.
Lantas, bagaimana perjalanan karier Yudha hingga akhirnya didepak dari Timnas U-19?
Pemuda kelahiran Bogor, 13 Februari 2002, dengan nama lengkap Mochamad Yudha Febrian ini telah bermain bola saat masih duduk di kelas 3 SD.
Yudha mengasah skill sepak bola dengan bergabung bersama Sekolah Sepak Bola Cibinong Putra. Performanya di akademi membuat pelatih Timnas U-16, Fakhri Husaini, kepincut dengan pemain yang berposisi sebagai bek kiri itu.
ADVERTISEMENT
Yudha akhirnya mendapat kesempatan ikut seleksi Timnas U-16 ketika Fakhri menyaksikannya memperkuat SSB Cibinong Putra di ajang Liga Kompas Gramedia pada 2017 lalu.
Usai mengikuti seleksi, Yudha terpilih menjadi salah satu pemain di Timnas U-16. Setelah bergabungnya dengan timnas, sejumlah kompetisi pun berhasil dimenangkan.
Profil Yudha Febrian: Dulu Juara di Timnas U-16, Kini Didepak Usai Indisipliner (162888)
Pemain Timnas U-19, Yudha Febrian. Foto: Instagram @febrian13yudhaa
Yudha masuk dalam skuat Timnas U-16 ketika berhasil menjuarai Turnamen Sepak Bola Remaja JENESYS Jepang-ASEAN U-16 yang digelar di Jepang pada Maret 2018.
Selanjutnya, Yudha menjadi bagian penting dari Timnas U-16 ketika meraih gelar juara Piala AFF U-16 setelah mengalahkan Thailand di babak final, Agustus 2018. Pencapaian ini bahkan lebih hebat lagi karena 'Garuda Muda' tak terkalahkan sepanjang turnamen.
Yudha juga turut membela Timnas U-16 di Piala Asia U-16. Sayangnya, langkah Timnas U-16 terhenti di babak perempat final setelah dijegal Australia lewat kekalahan 2-3.
ADVERTISEMENT
Tampil gemilang dengan Timnas U-16 di bawah asuhan Fakhri, Yudha akhirnya direkrut oleh salah satu klub yang berkiprah di Liga 1, yaitu Barito Putera.
Profil Yudha Febrian: Dulu Juara di Timnas U-16, Kini Didepak Usai Indisipliner (162889)
Pemain Timnas U-19, Yudha Febrian. Foto: Instagram @febrian13yudhaa
Sebelumnya, terdengar kabar kalau Yudha sempat ditawari untuk bergabung dengan Tira Persikabo. Namun, dirinya lebih memilih klub yang bermarkas di Banjarmasin tersebut.
Setelah memperkuat Barito Putera, langkah kaki Yudha bahkan semakin jauh setelah terpilih ke dalam program Garuda Select bersama 24 pemain lainnya pada tahun 2019.
Para pemain tersebut mendapat pelatihan dengan standar Eropa, baik di dalam dan di luar lapangan, di Inggris, selama enam bulan. Des Walker menjadi pelatih dari tim Garuda Select ini.
Pada tahun lalu pula, Yudha berhasil promosi ke Timnas U-19 di bawah asuhan Fakhri. Namanya dibawa untuk turun di Piala AFF U-18 2019 dan Kualifikasi Piala Asia U-19 2020.
Profil Yudha Febrian: Dulu Juara di Timnas U-16, Kini Didepak Usai Indisipliner (162890)
Pemain Timnas U-19 berlatih di Stadion Madya, Kompleks Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta, Selasa (17/11). Foto: Galih Pradipta/ANTARA FOTO
Kualitas Yudha pulalah yang membuat Shin tae-yong memasukkan namanya ke dalam pemain yang berangkat menuju Kroasia untuk menjalani latihan sekaligus uji coba.
ADVERTISEMENT
Meski kerap menjadi cadangan, Yudha setidaknya merasakan atmosfer latihan plus bertanding dengan tim-tim kuat Asia dan Eropa.
Sayang, kecerobohan Yudha membuat namanya untuk pertama kalinya dicoret dari Timnas U-19. Jika Shin tak memberikan kesempatan kedua, Yudha pun dipastikan bakal absen di Piala Asia U-19 dan Piala Dunia U-20 2021.
Penulis: Jodi Hermawan