kumparan
5 April 2019 21:04

PSSI Minta Maaf, Janji Kirim Timnas Putri U-15 ke AFF Tahun Depan

Timnas Putri U-15
Timnas Putri Indonesia U-15. Foto: Dok. PSSI
Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) punya dua jawaban berbeda terkait mundurnya Timnas U-15 Putri Indonesia dari Piala AFF 2019. Jika Federasi Sepak Bola Asia Tenggara (AFF) menyatakan federasi sepak bola Tanah Air kesulitan dana, Sekjen PSSI Ratu Tisha Destria mengatakan PSSI mengalihkan dananya untuk Liga 1 Wanita.
ADVERTISEMENT
Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Gusti Randa, tak menampik pernyataan dari AFF tersebut. Ia juga sejalan dengan perkataan Tisha. Akan tetapi, Gusti lebih merinci perihal kegagalan Timnas Putri U-15 untuk berangkat ke Thailand.
''Tidak berangkatnya Timnas Putri U-15 memang karena kendala, yang pada akhirnya tidak bisa kita berpartisipasi dan tidak bisa berangkat, karena memang kami ada event lain. Jadi mohon maaf sekali, mungkin tahun depan baru Timnas Putri U-15 ini kami bisa berangkatkan,'' ujar Gusti ketika ditemui di Hotel Sultan, Jumat (5/4/2019).
''Dan kenapa kami tidak berangkat, jawabannya tidak lain dan tidak bukan, bahwa kami kekurangan dana untuk itu. Itu saja, sih,'' lanjutnya.
Plt. Ketua Umum PSSI, Gusti Randa
Plt. Ketua Umum PSSI, Gusti Randa. Foto: Nugroho Sejati/kumparan
Terkait dana yang dibutuhkan oleh Timnas U-15 untuk berpartisipasi, Gusti memang tak bisa merinci. Akan tetapi, untuk ikut kegiatan ajang internasional, dana yang diperlukan tidaklah sedikit.
ADVERTISEMENT
''Bisa bayangkan saja kalau satu tim dan ofisial berangkat sekitar 25 orang, lalu ongkos pesawat seperti Anda ketahui tahu memang mahal dan dana keberangkatan itu sekitar ratusan juta,'' ucap Gusti.
''Belum lagi 'kan cost (biaya) di sananya. Jadi, memang PSSI punya program prioritas sehingga ada keterbatasan sehingga tidak berangkat. Kalau ditanya harganya itu sangat bervariatif, tergantung juga jarak tempuhnya naik pesawat,'' imbuhnya.
Kesulitan dana yang dituturkan Gusti juga sebelumnya sudah sempat dilontarkan oleh Anggota Exco PSSI lainnya yakni Refrizal. Ia bahkan secara terang-terangan menyatakan bahwa dana PSSI saat ini tengah dalam kondisi tak sehat.
Meski demikian, Gusti membantah pernyataan bahwa kas PSSI saat ini kosong. Menurutnya, kas PSSI tetap terisi lantaran mendapat bantuan dari negara dan juga pihak ketiga alias sponsor.
ADVERTISEMENT
''PSSI itu sama dengan federasi olahraga lainnya. Mendapatkan APBN (Anggaran Pengeluaran Belanja Negara) dan itu harus diketahui dengan benar. Ketika mengikuti ajang multievent, ketika federasi punya agenda sendiri, maka federasi cari duit,'' ucapnya.
''Nah, dari mana duitnya? Dari partnership yang bentuknya sponsor, ada barter juga. Dan, partnership itu tidak berbanding lurus dengan kegiatan-kegiatan karena ada kegiatan PSSI yang bisa disponsori dan ada kegiatan PSSI yang sponsor enggak mau,'' kata Gusti.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan