Kumparan Logo

Psywar Xavi Jelang El Clasico: Kami Gagal di Liga Champions, Perkasa di La Liga

kumparanBOLAverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pemain Barcelona Robert Leawandowski menembak di bawah tekanan dari Eder Militao dari Real Madrid di pertandingan persahabatan internasional antara Barcelona vs Real Madrid di Stadion Allegiant di Las Vegas, Nevada. Foto: Frederic J. Brown/AFP
zoom-in-whitePerbesar
Pemain Barcelona Robert Leawandowski menembak di bawah tekanan dari Eder Militao dari Real Madrid di pertandingan persahabatan internasional antara Barcelona vs Real Madrid di Stadion Allegiant di Las Vegas, Nevada. Foto: Frederic J. Brown/AFP

Xavi Hernandez memiliki optimisme tinggi jelang bersua Real Madrid di laga bertajuk El Clasico. Pelatih Barcelona itu percaya diri lantaran Blaugrana punya rekor apik di La Liga 2022/23.

Menilik klasemen sementara Liga Spanyol, El Barca dewasa ini memang bertengger di posisi puncak. Barcelona mengoleksi 22 poin dari delapan laga yang dilakoni.

Sayangnya rekor tersebut tak diiringi dengan catatan apik Barcelona di lintas ajang. Sergio Busquets cs diketahui terseok-seok di fase grup Liga Champions dan baru mengemas satu kemenangan.

Pelatih FC Barcelona Xavi memberikan instruksi kepada Gerard Pique pada pertandingan LaLiga antara Villarreal melawan FC Barcelona di Estadio de la Ceramica, Villarreal, Spanyol - 27 November 2021. Foto: Pablo Morano/REUTERS

Kendati demikian, rekor buruk Barca di ajang Liga Champions tak membuat harapan Xavi untuk menekuk Los Blancos pupus. Ia yakin anak asuhnya bakal memberikan hasil terbaik.

"Kami gagal dalam permainan yang seharusnya kami menangkan [di Liga Champions]. Jujur saya sedih, namun kami harus berpikir positif. Kami memang gagal di Eropa, tetapi tidak di La Liga," ujar Xavi dikutip dari Daily Mail.

"Presiden Barcelona [Joan Laporta] pun optimis. Dia menularkan kepercayaan itu kepada saya. Kami berada di jalan yang benar dan kami akan bekerja keras sampai berhasil," lanjutnya.

Pemain Barcelona Robert Leawandowski berebut bola dengan pemain Real Madrid Antonio Rudiger dan Eduardo Camavinga di pertandingan persahabatan internasional antara Barcelona vs Real Madrid di Stadion Allegiant di Las Vegas, Nevada. Foto: Frederic J. Brown/AFP

Selain itu, Xavi bersyukur lantaran bisa berjumpa El Real dengan cepat. Sehingga, ia merasa 'hidup' kembali dan memiliki motivasi lebih usai mengalami sederet kegagalan di Liga Champions.

"Saya tidak yakin apakah frasa hidup kembali sangat cocok bagi saya. Yang jelas saya suka menghadapi Real Madrid karena sangat kompetitif," ungkapnya.

"Motivasi untuk menang di laga yang satu ini sangat besar. Jika merengkuh poin penuh, kami bisa tetap berada di puncak dan memperpanjang keunggulan kami," tegasnya.

Pemain Real Madrid Eder Militao terjatuh saat melawan FC Barcelona pada pertandingan lanjutan Liga Spanyol di Santiago Bernabeu, Madrid, Spanyol. Foto: Susana Vera/REUTERS

Dalam pertemuan terakhir kedua tim di musim lalu, Barca sukses menghajar Madrid dengan skor 4-0. Catatan ini diyakini dapat membakar semangat penggawa Blaugrana untuk menorehkan hal serupa.

El Clasico perdana di musim ini akan berlangsung di Stadion Santiago Bernabeu. Laga super big match tersebut bakal bergulir pada Minggu (16/10) pukul 21:15 WIB.