Rachmat Irianto Ungkap Alasan Pilih Nomor Punggung 53 di Persib
·waktu baca 2 menit

Pemain baru Persib Bandung, Rachmat Irianto baru menjalani latihan perdana bersama Persib pada Senin (27/6) pagi. Dalam latihan tersebut, Irianto terlihat mengenakan nomor punggung 53. Ia pun lalu mengungkap alasan dari pemilihan nomor tersebut.
Persib Bandung kedatangan wajah baru pada sesi latihan yang digelar di Stadion Sidolig, Bandung, Senin (27/6). Rachmat Irianto yang telah diperkenalkan sejak April lalu, akhirnya berseragam 'Maung Bandung' usai membela Timnas Indonesia di Pra Piala Asia 2023.
Sebelumnya, Rachmat Irianto memang kerap menggunakan nomor punggung 13 di Persebaya dan Timnas Indonesia. Namun, di Persib, ia memilih nomor punggung 53 untuk mengarungi Liga 1 musim 2022/23.
Usai sesi latihan, Irianto pun mengungkap alasannya memilih nomor punggung 53 saat berseragam 'Maung Bandung'.
“Sebelumnya saya biasa pakai nomor 13. Tapi, 53 ini bermakna, 5 adalah nomor punggung ayah saya (Bejo Sugiantoro) sewaktu bermain untuk Persebaya (Surabaya), 3 adalah tanggal lahir saya (3 September 1999)," ucap Rachmat Irianto dikutip dari laman resmi Persib.
"Dan 5 tambah 3 sama dengan 8. Ya, 8 itu adalah tanggal lahir anak saya,” sambungnya.
Selain itu, Irianto menyebut ada makna lain dari nomor punggung 53 yang dipilihnya di Persib.
“Dulu ketika di Persebaya, ayah selalu memanggil saya RI13 karena saya mengenakan nomor 13," kata Irianto.
"Nah, istri saya mengatakan jika di sini saya pakai nomor 53 yang berarti RI53, mirip dengan kata RISE yang artinya bangkit,” lanjutnya.
Irianto mengaku keputusannya bergabung dengan Persib tak lepas dari dukungan keluarga. Ia pun mendapat pesan dari orang tuanya selama membela Persib.
"Jelas sangat antusias terutama ibu yang mendukung saya dan mendorong saya untuk datang ke sini, ya ibu yang sangat antusias. Ayah profesional karena ini sepak bola Rian bisa datang dan pergi dari tim mana pun jadi harus profesional,"
Sementara itu, Persib akan kehilangan dua pemain belakangnya karena cedera. Victor Igbonefo dan Nick Kuipers yang masih belum pulih, diragukan tampil dalam lanjutan Piala Presiden 2022.
Rachmat Irianto berpeluang besar untuk menempati pos tersebut. Kemungkinan ia akan ditarik sebagai tandem Ahmad Jupriyanto di lini belakang.
Jika itu terjadi, Irianto mengaku tak masalah. Ia menyebut posisi aslinya adalah bek tengah, jadi tak keberatan ketika harus ditempatkan di lini belakang.
“Jadi terserah coach Robert nanti taruh saya di mana saja, saya siap,” tandasnya.
