Kumparan Logo

Rahmad Darmawan Akui Indonesia All Star Tak Main Bertahan Lawan Oxford United

kumparanBOLAverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pesepak bola Indonesia All Stars Rico Simanjuntak (kedua kanan) melakukan selebrasi bersama rekan setimnya usai mencetak gol ke gawang Oxford United FC saat pertandingan Piala Presiden 2025 di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (6/7/2025). Foto: Muhammad Adimaja/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Pesepak bola Indonesia All Stars Rico Simanjuntak (kedua kanan) melakukan selebrasi bersama rekan setimnya usai mencetak gol ke gawang Oxford United FC saat pertandingan Piala Presiden 2025 di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (6/7/2025). Foto: Muhammad Adimaja/ANTARA FOTO

Oxford United menumbangkan tim Liga Indonesia All Star dengan skor 6-3 dalam laga pertama Grup A Piala Presiden 2025 di Stadion Utama GBK, Jakarta, pada Minggu (6/7). Pelatih Liga Indonesia All Star, Rahmad Darmawan alias Coach RD, menerangkan gaya bermain pasukannya.

Meski menghadapi tim Divisi 2 Liga Inggris, Liga Indonesia All Star asuhan Coach RD tidak bermain cenderung lebih defensif. Selain itu, ia juga menekankan semangat juang kepada pasukannya.

"Yang terpenting buat saya adalah memberi perlawanan, jangan menyerah. Mereka coba melakukan itu dan pertandingan menarik. Karena jujur saya tidak coba bertahan, kami lakukan mid block, tapi harus saya akui penampilan lawan hari ini baik," ujar RD usai pertandingan.

"Yang terpenting buat saya adalah sudah memberi pemahaman kepada seluruh pemain bahwa yang pertama jangan menyerah dan mereka sudah melakukan hal itu. Secara keseluruhan, memang kecewa dengan hasil ini tapi saya harap para pemain bisa menjaga motivasi hingga akhir sehingga lolos ke fase berikutnya," tambahnya.

Pelatih Liga Indonesia All Star Rahmad Darmawan memberikan instruksi saat memimpin sesi latihan di Stadion STIK, Jakarta, Kamis (3/7/2025). Foto: Bayu Pratama S/ANTARA FOTO

Bicara soal kekurangan tim, RD melihat inkonsistensi pemain Liga Indonesia All Star dalam melakukan tekanan. Akan tetapi, ia kembali menekankan bahwa kegigihan pemain menjadi nilai plus tersendiri.

"Yang terpenting adalah bagaimana melakukan block lawan saat masuk ke 1/3 lapangan tengah. Tadi naik-turun, di awal banyak salah, tengah mulai dapat. Babak kedua mulai lagi, kita memberi terlalu banyak ruang di lini tengah, semua [gol Oxford] diawali early cross, bukan penetrasi mereka ke kotak penalti," ujar RD.

"Kondisi ini yang menurut saya memang konsistensi kita melakukan tekanan di mid block kurang maksimal. Tapi overall saya puas dengan kinerja pemain, mereka berusaha mengejar ketertinggalan," tambahnya.

Selanjutnya, semua laga akan digelar di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung. Liga Indonesia All Star akan lawan Arema FC pada Selasa (8/7), Oxford United baru akan main lagi kontra Arema pada Kamis (10/7).