Raih Tren Buruk, Bayer Leverkusen Pecat Roger Schmidt

Rentetan hasil negatif yang dialami oleh Bayer Leverkusen harus memakan korban. Arsitek kesebelasan Bundesliga tersebut, Roger Schmidt, akhirnya diturunkan dari jabatannya menyusul hasil buruk yang didapatkan Leverkusen dari 23 pertandingan Bundesliga.
Keputusan dipecatnya Schmidt jatuh usai Leverkusen kalah 6-2 dari Borussia Dortmund, Sabtu (4/3/2017). Akibat kekalahan tersebut, Leverkusen pun menelan kekalahan ketiga secara beruntun dalam semua kompetisi dan harus tertahan di peringkat 10.
Dilansir dari situs resmi Leverkusen, Direktur Utama Michael Schade mengatakan bahwa: “Menimbang kondisi yang ada saat ini, juga analisis serta pendekatan terkait, kami memutuskan untuk berpisah. Meskipun menyedihkan, keputusan ini juga untuk perkembangan dan pencapaian target Bayern 04.”
“Secara personal, saya menyesalkan hal ini karena kami merasa telah mendapat banyak hal dari apa yang dilakukan oleh Roger Schmidt. Selama kepemimpinannya, kami mencapai fase grup Liga Champions tiga kali dan dia juga mengimplementasikan filosofi perkembangan pemain muda yang kami miliki.”
Tak berbeda dengan Schade, Direktur Olahraga Leverkusen, Rudi Voeller juga berpendapat sama. “Saya mempertimbangkan Roger Schmidt sebagai sosok pelatih papan atas dan saya juga menaruh kepercayaan atas kualitas kepemimpinannya. Namun, kami harus melakukan ini karena kami tentu tidak ingin gagal mencapai target yang ditentukan,” ujar Voeller.
“Hal pertama yang harus kami lakukan saat ini adalah mengembalikan momentum di bawah pimpinan baru dan menampilkan penampilan yang konsisten. Kesebelasan ini memiliki kualitas yang sangat bagus yang jarang terlihat musim ini. Setelah keputusan ini, saya harap para pemain dapat menunjukkannya lagi,” jelas Voeller.
Apa yang ditunjukkan oleh Schmidt di Leverkusen pada musim ini memang mengecewakan. Dari 23 pertandingan yang sudah mereka jalani, mereka menelan 11 kekalahan di Bundesliga. Selain itu, mereka juga mencatat angka kebobolan yang lumayan tinggi, 38 gol –lebih tinggi dari kesebelasan peringkat 13, Schalke 04, yang hanya kebobolan 27 gol.
Selain itu, Leverkusen juga terancam gugur dari ajang Liga Champions setelah pada laga leg pertama babak 16 bersar, mereka takluk 2-4 dari Atletico Madrid di kandang sendiri.
