Kumparan Logo

Rapor Merah Penalti dan Upaya Messi Memperbaikinya

kumparanBOLAverified-green

clock
google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Penalti Messi mengubah skor jadi 2-0. (Foto: REUTERS/Paul Hanna)
zoom-in-whitePerbesar
Penalti Messi mengubah skor jadi 2-0. (Foto: REUTERS/Paul Hanna)

Lionel Messi nyaris sempurna. Namun, bintang Barcelona dan Timnas Argentina ini tak pernah berhenti belajar untuk membuat dirinya paripurna.

Salah satunya menyoal penalti. Messi menyadari bahwa khusus situasi di titik putih, dirinya sungguh buruk. Terpapar dari rekaman musim 2017/18, ketika pemain beralias La Pulga ini cuma sukses melakukan empat eksekusi dari delapan kesempatan.

Retetan kesuksesan Messi musim lalu hadir ketika Barcelonoa melawan Real Madrid (2) dan Eibar. Masih ada satu lagi saat Timnas Argentina meluluhlantakkan Haiti dengan skor 4-0 dalam uji tanding.

Sementara itu, rangkaian kegagalan dialami Messi ketika melakukan eksekusi ke gawang Deportivo Alaves, Deportivo La Coruna, Espanyol, dan Islandia di Piala Dunia 2018. Rasio 50 persen tentu buruk untuk pemain dengan status megabintang sepertinya.

Kegagalan penalti Messi. (Foto: REUTERS/Albert Gea)
zoom-in-whitePerbesar
Kegagalan penalti Messi. (Foto: REUTERS/Albert Gea)

Tak inginnya rapor buruknya terulang, Messi pun berhasrat memperbaiki kemampuan eksekusinya. Itulah targetnya pada musim 2018/19.

"Saya ingin lebih efektif dari titik putih. Memang sulit meningkatkan rapor penalti. Tidaklah sama mengeksekusi saat latihan dengan pertandingan sesungguhnya. Anda mungkin memiliki gagasan soal bagaimana menendangnya, tetapi terasa lebih sulit," tutur Messi kepada Catalunya Radio.

"Hal serupa berlaku untuk penjaga gawang. Jika menebak dengan benar, mereka menyelamatkan penalti. Namun, saya tetap ingin lebih baik dalam mengambil penalti," katanya mengimbuhkan.

Saat Lionel Messi kirim ciuman untuk suporter Barcelona di Camp Nou. (Foto: REUTERS/Albert Gea)
zoom-in-whitePerbesar
Saat Lionel Messi kirim ciuman untuk suporter Barcelona di Camp Nou. (Foto: REUTERS/Albert Gea)

Terlepas dari buruknya eksekusi titik putih, Messi tetap menunjukkan grafik menanjak menyoal servis. Musim lalu, dia beroperasi lebih turun ke bawah sebagai salah satu penyerang dalam formasi 4-4-2. Peran ini membuat dirinya punya ruang untuk melepaskan umpan kunci. Hasilnya, dia merangkum 18 assist untuk Barcelona.

Begitu pula musim ini. Messi tercatat mengirimkan 4 umpan kunci per laga atau menorehkan tertinggi di La Liga. Sebanyak 2 assist diciptakan La Pulga untuk Barcelona.

"Bangga rasanya melihat peningkatan diri menyoal umpan kunci. Saya sudah berkembang pesat sejak musim lalu. Begitu banyak peluang berkat saya, terlepas itu berakhir menjadi gol atau tidak," ucapnya.

"Saya juga coba meningkatkan tendangan bebas, bahkan dengan kaki kanan. Karena saya ingin terus belajar setiap hari," tutur Messi menutup.