kumparan
18 Februari 2019 8:15

Real Madrid Belum Kibarkan Bendera Putih di Pentas La Liga

Pemin Real Madrid, Karim Benzema, di laga melawan Girona. Foto: Reuters/Susana Vera.
Real Madrid kembali terjungkal. Menjamu Girona di Santiago Bernabeu pada pekan ke-24 La Liga, Minggu (17/2/2019) malam WIB, kans Los Blancos meraih tiga poin di markas sendiri buyar usai keok dengan skor tipis 1-2.
ADVERTISEMENT
Madrid sebetulnya bisa unggul lebih dulu di babak pertama lewat lesakan Casemiro. Tapi, penampilan Madrid mengendur di babak kedua, sehingga Girona menyamakan skor di menit 65 lewat eksekusi penalti Cristhian Stuani, dan memastikan kemenangan via gol Portu sepuluh menit berselang.
Hasil ini memutus lima kemenangan beruntun di La Liga yang dikantongi Madrid sebelumnya. Selain itu, jarak Madrid dengan Barcelona di puncak klasemen semakin melebar. Kini, Madrid menempati peringkat tiga dengan 45 poin, berselisih sembilan angka dari Blaugrana.
Santiago Solari menyesali betul hasil minor yang didapatkan oleh Madrid. Namun, juru taktik asal Argentina itu menolak menyerah dalam perebutan berburu gelar juara La Liga musim ini. Alasannya, karena La Liga masih menyisakan 14 pertadingan lagi.
ADVERTISEMENT
"Hasil ini sangat disayangkan, tiga poin lepas dari kami dan memberi kemenangan buat lawan. Disayangkan karena sebetulnya kami sedang berada di tren bagus, bisa memangkas jarak. Sekarang, kami kehilangan tiga poin lagi," kata Solari dilansir Marca.
"Persaingan meraih gelar La Liga belum selesai, belum selesai sepenuhnya. Pekan depan akan ada pertandingan lainnya, begitu pun dengan rival-rival kami. Semua pertandingan itu sulit, seperti yang Girona tunjukkan hari ini. Kami harus kembali ke jalur kemenangan untuk memangkas jarak lagi," ujarnya menambahkan.
Hal senada disampaikan oleh Alvaro Odriozola yang menyebut optimisme skuat El Real tak lantas pudar meski menelan kekalahan lagi. Sosok berusia 23 tahun ini pun mewanti-wanti rekannya untuk mengevaluasi diri dan bersiap di laga selanjutnya.
ADVERTISEMENT
"Ini adalah momen yang sulit untuk kami, tapi kami tak perlu membuat alasan. Kami kalah di duel ini, tapi bukan di peperangannya (berburu gelar). Madrid tak pernah menyerah, kami sama semangatnya di semua kompetisi. Sekarang saatnya mengkritik diri sendiri dan mengevaluasi kesalahan," tutur Odriozola.
Santiago Solari di laga Ajax Amsterdam vs Real Madrid. Foto: Santiago Solari
Kesempatan Madrid untuk membayar kegagalan ini bakal tersaji pada pekan ke-25, Senin (25/2) dini hari WIB, saat bertandang ke markas Levante. Namun, setelah laga itu, Madrid dihadapkan pada jadwal berat. Tiga hari usai melawan Levante itu, Madrid akan menjamu Barcelona di leg kedua semi final Copa del Rey.
Lantas, bertemu dengan Barcelona lagi empat hari berselang di pekan ke-26 La Liga. Kemudian, melakoni leg kedua babak 16 besar Liga Champions melawan Ajax Amsterdam, tiga hari setelah El Clasico.
ADVERTISEMENT
Menilik jadwal berat ini, Solari tak gentar dan menyebut mentalitas Madrid akan segara terestorasi. "Senjata kami bukan hanya soal kondisi fisik saja, itu juga termasuk mental, konsentrasi. Banyak pertandingan yang kami akhiri dengan hasil baik," pungkas Solari.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan