Ronaldinho dan Ronaldo Jadi Pelatih? Itu Bukan Ide Bagus!

Ronaldinho dan Ronaldo de Lima diyakini sebagai contoh pesepak bola paling bertalenta dalam sejarah. Kecepatan, skill dribel, gocekan, serta tendangan mereka kerap membuat lawan-lawan mereka dulu pontang-panting.
Ya, dua pemain legendaris Brasil itu adalah salah dua manusia tergenius dalam sejarah sepak bola. Akan tetapi, pernahkah kalian membayangkan Ronaldinho dan Ronaldo menjadi pelatih?
Sekarang kan lagi ngetren, nih, fenomena para eks pemain bintang era 90-an dan 2000-an beralih profesi menjadi pelatih. Teranyar, Andrea Pirlo ditunjuk sebagai pelatih tim utama Juventus.
Nah, apakah kalian pernah penasaran tentang bagaimana aksi Ronaldinho dan Ronaldo andai dia suatu hari menjadi pelatih? Well, kalau Adriano Galliani, sih, tampaknya malas membayangkannya.
Ronaldinho dan Ronaldo tak seperti Andrea Pirlo
Pirlo dan Ronaldinho sejatinya adalah sama-sama pemain yang genius pada masanya, meski dalam konteks yang berbeda. Pirlo dulunya adalah playmaker, seorang yang cerdas dalam membaca permainan dan punya visi yang bagus.
Dari situ, eks bintang Juventus dan AC Milan itu sudah punya modal menjadi pelatih hebat. Nah, kalau menurut Galliani, si eks bintang Barcelona mah tak punya kecerdasan macam itu.
"Dia bahkan tak tahu atau tak peduli siapa lawannya. Sehari setelahnya (bertanding), dia sudah lupa. Seolah-olah, lawannya sama sekali tak relevan baginya," kata eks CEO Rossoneri itu kepada Corriere dello Sport, dilansir Football Italia.
"Ronaldo juga tidak belajar. Saya ingat, suatu hari sebelum pertandingan membela kami (AC Milan) kontra Siena, dia makan dua piring besar pasta dan setengah roti untuk menghabiskan semua sausnya."
"Ancelotti dan saya berkata kepadanya, 'Fenomeno, Anda tahu kita punya pertandingan besok, jangan berlebihan'."
"Lalu dia menjawab, 'Pemain yang menjaga saya tahu dia akan berurusan dengan Ronaldo, itu masalahnya'. Well, dia mencetak dua gol. Fenomenal," tandasnya.
Dari cerita di atas, kita bisa tahu Ronaldo, juga Ronaldinho, adalah pemain yang jago banget. Namun, dua pemain yang pernah menjuarai Piala Dunia itu lemah untuk di kedisiplinan. Enggak semua pemain bisa seperti mereka alias biar bandel tetap jago.
So, selain tak punya pemahaman taktikal yang bagus, keduanya pun buruk dalam urusan organisasi pemain. Jadi, sulit membayangkan mereka sukses sebagai pelatih.
Trivia: Ronaldinho dan Ronaldo de Lima pernah membela Barcelona dan AC Milan, tetapi dalam periode yang berbeda.
---
Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona.
