Ronaldinho Diciduk Kepolisian Paraguay Akibat Pemalsuan Paspor

Kabar tak menyenangkan datang dari Ronaldinho. Legenda sepak bola Brasil itu ditangkap oleh Kepolisian Paraguay karena pemalsuan paspor.
Berdasarkan laporan ESPN, Ronaldinho bersama kakaknya, Roberto, datang ke Paraguay pada Rabu (4/3/2020) waktu setempat untuk acara amal. Saat sedang di hotel, kepolisian mendatanginya dan menemukan bahwa paspornya palsu.
Pada paspor tersebut, data Ronaldinho tepat, kecuali status kewarganegaraannya. Ya, di paspor tersebut, Ronaldinho tercantum sebagai warga negara Paraguay.
Untung buat Ronaldinho, sampai saat ini, ia dan kakaknya tidak ditahan. Pasalnya, pihak Paraguay menemukan bahwa sang legenda ditipu oleh pebisnis Brasil yang menyediakan paspor palsu tersebut, bernama Wilmondes Sousa Lira. Nah, Lira-lah yang ditahan oleh Kepolisian Paraguay.
“Ronaldinho dan kakaknya tak ditahan. Mereka masih berada di bawah investigasi dan harus memberikan kesaksian. Setelah itu, baru akan ditentukan apakah mereka akan ditahan atau tidak,” kata Menteri Dalam Negeri Paraguay, Euclides Avecedo, kepada ESPN Brasil.
“Saat ini, ada seorang pebisnis Brasil (Lira) yang kami tahan. Berdasarkan kesaksian awal, ialah yang bertanggung jawab atas pemalsuan ini. Ronaldinho dan Roberto telah bekerja sama dan menyatakan bahwa mereka ditipu oleh si pebisnis,” lanjut Avecedo.
Jika kesaksian Ronaldinho benar, besar kemungkinan pria berusia 39 tahun itu dan Roberto bakal bebas. Yang menjadi pertanyaan, mengapa Ronaldinho sampai membutuhkan paspor palsu?
Rupanya, paspor asli Ronaldinho dan kakaknya disita oleh Pemerintah Brasil pada Mei 2019. Alasannya, mereka berdua terlibat dalam pembangunan pabrik gula, pemancingan, dan dermaga secara ilegal di Danau Guaiba pada November 2018 silam.
Ronaldinho dan kakaknya dihukum untuk membayar denda. Namun, mereka berdua tak memiliki uang yang cukup untuk membayar denda tersebut. Alhasil, paspor Ronaldinho dan kakaknya disita.
Anehnya, menurut pemaparan Zach Lowy dari Breaking The Lines, warga negara Brasil tak memerlukan paspor untuk masuk ke Paraguay.
Mereka hanya perlu KTP Brasil karena adanya kesepakatan di antara negara-negara Mercosur—Blok Perdagangan Amerika Selatan. Brasil dan Paraguay, bersama Argentina dan Uruguay, adalah anggota penuh Mercosur.
Boleh jadi, Ronaldinho tak mengetahui adanya peraturan ini. Itulah yang membuatnya diciduk oleh Kepolisian Paraguay. Sampai saat ini, Ronaldinho dan kakaknya masih dalam tahap pemeriksaan dan belum ada kabar lanjutan menyoal status keduanya.
