Kumparan Logo
Ravel Morrison
Ravel Morrison saat berseragam Manchester United.

Rooney: Ravel Morrison Jauh Lebih Jago dari Paul Pogba

kumparanBOLAverified-green

comment
17
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ravel Morrison saat berseragam Manchester United. Foto: Michael Regan/Getty Images
zoom-in-whitePerbesar
Ravel Morrison saat berseragam Manchester United. Foto: Michael Regan/Getty Images

Ravel Morrison ibarat folklor di Manchester United. Kehebatannya diakui oleh para jagoan 'Iblis Merah'. Rio Ferdinand pernah menceritakan impresi awalnya melihat Morrison. Bahkan, dia mendengarnya langsung dari mulut Sir Alex Ferguson ketika menyaksikan latihan akademi United.

"Lihatlah bocah lelaki itu. Manajer pikir dia adalah pemain terbaik yang pernah dilihat pada usianya saat itu," kata Ferdinand kepada BT Sport.

Morrison memang spesial. Dia sudah menembus tim utama saat masih berusia 17 tahun. Oh, iya, Morrison juga sukses membawa United menjuarai FA Youth Cup --bersama Paul Pogba dan Jesse Lingard.

X post embed

Belum lama ini Wayne Rooney menggambarkan kehebatan dari Morrison. Tak tanggung-tanggung, pemain Derby County itu menegaskan bahwa Morrison jauh lebih jago ketimbang Pogba.

"Dia brilian dan punya kepercayaan diri tinggi. Dia bikin nutmeg Nemanja Vidic tiga kali dalam semenit saat sesi latihan," kata Rooney kepada Sunday Times.

"Saya ingat menonton Ravel Morrison berpikir dia memiliki semua yang diperlukan untuk seorang pemain di posisinya."

"Tapi dia kesulitan dengan gaya hidup dan lingkungannya, yang menyedihkan baginya --karena saya melihat Paul Pogba masuk, Jesse Lingard, semua pemain ini dan Ravel jauh lebih baik daripada mereka."

embed from external kumparan

Ironisnya, sinar Morrison justru padam dengan prematur. Attitude-nya tak selaras dengan bakatnya sebagai pesepak bola jadi alasannya.

Morrison sempat tersangkut kasus karena mengintimidasi bocah 15 tahun di jalanan. Dia juga diduga sering melakukan aksi pencurian kecil di ruang ganti. Tak sampai di situ, Morrison pernah memprotes buat naik gaji. Dia meminta upah 15 ribu poundsterling per pekan.

Tanpa kompromi, Ferguson kemudian menjualnya ke West Ham United di musim dingin 2012. Ya, bersama The Hammers Morrison mendapatkan gaji yang dia inginkan: 20 ribu poundsterling per pekan.

Ravel Morrison saat berseragam Manchester United. Foto: Michael Regan/Getty Images

Namun, itu tak lantas membuat Morrison anteng. Dia kembali melakukan tindakan indisipliner lalu dipinjamkan ke Queen Park Rangers (QPR). Sebelumnya Morrison juga telah direntalkan ke Birmingham City.

Mulai dari sini kariernya tak jelas. Pindah ke Lazio kemudian dipinjamkan ke klub Meksiko, Atlas. Morrison juga sempat berseragam Östersund, salah satu klub Swedia.

Sampai akhirnya Morrison diboyong Sheffield United di awal musim ini. Sempat tampil sekali di Premier League, The Blades kemudian meminjamkannya ke Middlesbrough di tengah musim ini.

-----

Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona. Yuk, bantu donasi atasi dampak corona!