kumparan
search-gray
Bola & Sports13 November 2018 21:07

Sebelum Perpanjang Kontrak, Young Minta Kepastian Masuk Tim Inti

Konten Redaksi kumparan
Ashley Young
Ashley Young usai menang lawan Liverpool. (Foto: Reuters/Jason Cairnduff)
Kepastian akan masa depan, terutama dalam tim sepak bola, adalah hak setiap pemain. Hal itu juga berlaku bagi Ashley Young, penggawa Manchester United.
ADVERTISEMENT
Young tercatat sebagai salah satu penggawa senior di United. Pada 2011, ia direkrut United dari Aston Villa dengan mahar sekitar 16,2 juta poundsterling. Dulu posisinya masih merupakan seorang winger. Dan di Aston Villa, dia bersinar bersama Gabriel Agbonlahor.
Tak terasa, sudah tujuh tahun Young berseragam United. Selama itu pula, banyak manis dan pahit pengalaman yang sudah dia rasakan bersama 'Setan Merah'. Tak terasa juga, kontrak Young akan segera habis pada akhir 2018/19, bersamaan dengan habisnya kontrak Anthony Martial, David De Gea, dan Juan Mata.
Namun, khusus untuk Young, ada syarat yang mesti dipenuhi oleh pelatih United, Jose Mourinho. Disitat dari sumber ESPN FC, Young baru mau memperpanjang kontrak di United jika diberikan kepastian masuk tim inti Mourinho.
ADVERTISEMENT
Selama 2017/18, ia menjadi pilihan utama Mourinho di posisi bek sayap kiri. Seiring dengan usianya yang menua, posisi bek sayap ini cocok baginya karena tidak mengharuskannya untuk terus-terusan melakukan tekanan intens. Lagipula, kualitas umpan silang Young juga tidak buruk-buruk amat.
Pada 2018/19, meski Antonio Valencia sudah pulih, Young tetap menjadi pilihan Mourinho di posisi bek sayap. Meski harus tergeser ke posisi bek sayap kanan pos bek sayap kiri sudah menjadi milik Luke Shaw, hal ini menunjukkan bahwa Young masih memiliki kualitas untuk bersaing dengan para pemain lain. Tapi, apa Young layak dipertahankan?
Sejauh ini, Young sudah tampil dalam 11 laga bagi United di semua kompetisi. Secara kontribusi, baik itu dalam bertahan maupun menyerang, Young masih lebih baik jika dibandingkan bek sayap lain. Young juga masuk jajaran skuat Timnas Inggris di ajang Piala Dunia 2018.
ADVERTISEMENT
Dalam aspek bertahan, ia menorehkan rataan 1,5 tekel dan 1,9 intersep per laga. Untuk tekel, ia memang kalah dari Shaw dan Valencia. Tapi untuk urusan intersep, catatannya merupakan yang tertinggi dibandingkan bek sayap lain.
Ashley Young
Young 'mengantongi' Salah. (Foto: Reuters/Jason Cairnduff)
Untuk urusan menyerang, Young juga cukup kontributif. Rataan umpan silang 1,5 kali per laganya adalah yang tertinggi dibandingkan bek sayap lain. Young juga membukukan rataan 1,1 umpan kunci per laga. Jumlah ini hanya kalah dari Valencia yang menorehkan rataan umpan kunci 1,5 kali per laga.
Melihat catatan di atas, rasanya Young layak buat dipertahankan, setidaknya satu musim lebih lama lagi atau sesuai dengan kontrak yang direncanakan manajemen United. Namun, tidak hanya Young, United pun harus segera memastikan kontrak Martial, De Gea, Mata, dan Daley Blind. Bagaimanapun, nama-nama senior ini yang bisa berperan sebagai pilar pengalaman di skuat United saat ini.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
sosmed-whatsapp-white
sosmed-facebook-white
sosmed-twitter-white
sosmed-line-white