Shin Tae-yong Siap Pensiun Melatih Jika Terbukti Kasar ke Pemain Ulsan HD

2 Desember 2025 18:01 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Shin Tae-yong Siap Pensiun Melatih Jika Terbukti Kasar ke Pemain Ulsan HD
Shin Tae-yong angkat suara soal isu melakukan tindakan kasar ke para pemain Ulsan HD ketika ia masih menjabat. Shin mengaku siap untuk pensiun sebagai pelatih jika hal itu benar terbukti.
kumparanBOLA
Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong pada lanjutan Ronde 3 Kualifikasi Piala Dunia antara Indonesia vs Arab Saudi di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Selasa (19/11/2024). Foto: Aditia Noviansyah/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong pada lanjutan Ronde 3 Kualifikasi Piala Dunia antara Indonesia vs Arab Saudi di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Selasa (19/11/2024). Foto: Aditia Noviansyah/kumparan
ADVERTISEMENT
Shin Tae-yong angkat suara soal isu melakukan tindakan kasar ke para pemain Ulsan HD ketika ia masih menjabat. Shin mengaku siap untuk pensiun sebagai pelatih jika hal itu benar terbukti.
ADVERTISEMENT
Sejak Agustus hingga awal Oktober, Shin memimpin 10 pertandingan Ulsan HD di lintas ajang. Rekornya adalah 2 kali menang, 4 kali seri, dan 4 kali kalah. Satu kemenangan diraih di K-League, sedangkan satu lagi di AFC Champions League.
Perpisahan Shin dengan Ulsan memang tidak berakhir baik. Masalah komunikasi hingga gaya melatih Shin jadi sorotan di balik pemecatannya pada Oktober lalu. Dan kini, muncul isu ia sempat memukul pemain dan Shin menepisnya.
"Saya sudah mengatakan semuanya dalam wawancara sebelumnya, bahwa saya tidak pernah menyerang atau melecehkan siapa pun secara verbal," kata Shin Tae-yong, dikutip dari Sports Naver.
Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae Yong mengamati permainan anak asuhnya pada pertandingan Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa (19/11/2024). Foto: Aprillio Akbar/ANTARA FOTO
Shin Tae-yong juga menyebut satu nama pemain Ulsan, yakni Jung Seung-hyun. Ia menjelaskan bahwa Jung Seung-hyun adalah salah satu pemain terdekatnya, sehingga ia tak mungkin melakukan kekerasan.
ADVERTISEMENT
"Jung Seung-hyun adalah murid tersayang yang menemani saya ke Olimpiade dan Piala Dunia [bersama Timnas Korsel]. Dia adalah orang terakhir yang saya temui sebelum meninggalkan Ulsan," ujar Shin.
"Bagaimana mungkin saya menyerangnya pada pertemuan pertama kami? Sudah lama sekali sejak terakhir kali kami bertemu, jadi yang saya lakukan hanyalah mengungkapkan perasaan saya."
"Jika tindakan saya berlebihan dan membuat Jung Seung-hyun merasa tidak enak, saya minta maaf. Saya merasa telah bertindak berlebihan. Saya harap Ulsan bermain bagus, dan saya senang ia bertahan," jelasnya.