Si Tua-tua Keladi yang Akan Mentas di Liga 2

4 Mei 2021 13:46
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Alberto Goncalves dan Cristian Gonzales. Foto: Hery Sudewo/Antara dan Karim Jaafar/AFP
zoom-in-whitePerbesar
Alberto Goncalves dan Cristian Gonzales. Foto: Hery Sudewo/Antara dan Karim Jaafar/AFP
ADVERTISEMENT
Kompetisi Liga 2 musim 2021 diyakini bakal berjalan seru. Selain kehadiran beberapa tim baru, sejumlah pemain senior juga bakal meramaikan kompetisi level kedua Liga Indonesia itu.
ADVERTISEMENT
Para pemain ini dihadirkan untuk mengayomi bibit-bibit muda di tim masing-masing. Mungkin, skill olah bola mereka sudah mulai menurun. Namun, soal pengalaman merumput, mereka masih bisa berbicara banyak.
Lantas, siapa saja pemain-pemain tersebut? Berikut kumparanBOLA sajikan di bawah ini.

Shahar Ginanjar - Dewa United

Shahar Ginanjar, penjaga gawang Persija Jakarta. Foto: dok. Persija
zoom-in-whitePerbesar
Shahar Ginanjar, penjaga gawang Persija Jakarta. Foto: dok. Persija
Nama pertama adalah Shahar Ginanjar. Well, Shahar tampaknya memang belum begitu tua. Namun, ia kini sudah mulai meninggalkan usia produktifnya--berjalan 31 tahun.
Shahar didatangkan Dewa United FC dari Persija Jakarta. Ia juga langsung diberi mandat untuk memimpin rekan-rekannya dengan menjadi kapten tim.

Herman Dzumafo - Dewa United

Pemain Bhayangkara, Herman Dzumafo Foto: Nugroho Sejati/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Pemain Bhayangkara, Herman Dzumafo Foto: Nugroho Sejati/kumparan
Dzumafo juga didatangkan Dewa United untuk mengayomi para pemain muda. Asal tahu saja, pemain naturalisasi dari Kamerun ini sudah berusia 40 tahun.
ADVERTISEMENT
Namun, Dzumafo dikenal mampu menjaga kondisi kebugaran fisiknya dengan baik. Ia punya tubuh tinggi besar, sehingga masih berbahaya di kotak penalti lawan.

Hamka Hamzah - Rans Cilegon

Pemain Arema FC Nur Hadianto (kiri) berselebrasi bersama rekan setimnya, Hamka Hamzah usai membobol gawang klub Persija Jakarta dalam pertandingan lanjutan Liga 1 2019 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta. Foto: ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra
zoom-in-whitePerbesar
Pemain Arema FC Nur Hadianto (kiri) berselebrasi bersama rekan setimnya, Hamka Hamzah usai membobol gawang klub Persija Jakarta dalam pertandingan lanjutan Liga 1 2019 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta. Foto: ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra
Bukan cuma direkrut sebagai pemain Rans Cilegon, Hamka Hamzah juga ditugaskan sebagai manajer tim milik selebritis Raffi Ahmad itu. Pengalaman dan jiwa kepemimpinan Hamka jelas jadi alasan utama.
Selain itu, Hamka juga punya keunikan lain. Ia juga bisa dipasang sebagai 'striker dadakan' di saat-saat tertentu.

Cristian Gonzales - Rans Cilegon

Cristian 'El Loco' Gonzales Foto: Sigid Kurniawan/Antara
zoom-in-whitePerbesar
Cristian 'El Loco' Gonzales Foto: Sigid Kurniawan/Antara
Empat gelar top skor Liga Indonesia sudah menjadi bukti kualitas penyerang yang satu ini. Ya, Cristian Gonzales adalah legenda sepak bola Indonesia.
Uniknya, Gonzales masih mampu menjaga kebugaran fisik di usia yang sudah amat tua. Striker naturalisasi Uruguay ini sudah berumur 44 tahun.
ADVERTISEMENT

Beto Goncalves - Persis Solo

Beto Goncalves saat membela Indonesia di Asian Games 2018. Foto: AFP/Arief Bagus
zoom-in-whitePerbesar
Beto Goncalves saat membela Indonesia di Asian Games 2018. Foto: AFP/Arief Bagus
Selain Gonzales, ada juga Beto Goncalves yang berstatus sebagai pemain naturalisasi. Kebetulan, keduanya juga sudah tergolong pemain tua.
Beto saat ini berusa 40 tahun. Ia didatangkan Persis Solo dari Madura United.
---
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020