Solskjaer: Erling Braut Haaland Sudah Tentukan Masa Depannya

Ke mana Erling Braut Haaland akan hijrah Januari nanti belum bisa dipastikan. Akan tetapi, pelatih Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer, berkata bahwa mantan anak didiknya di Molde itu sudah membuat keputusan.
Haaland menjadi incaran berbagai klub besar Eropa berkat catatan gemilangnya selama memperkuat Red Bull Salzburg di Liga Champions. Di fase grup, pemuda 19 tahun itu mencetak 8 gol dalam 5 pertandingan beruntun.
Manchester United jadi salah satu klub yang meminati Haaland. Selain United, ada pula RasenBallsport Leipzig, Borussia Dortmund, dan Juventus. Nah, di antara klub-klub itu, United-lah yang disebut-sebut jadi pilihan Haaland.
Solskjaer sendiri dikabarkan sudah terbang ke Austria untuk berbicara dengan Haaland. Selepas laga kontra Everton yang berakhir imbang 1-1, Minggu (15/12/2019) malam WIB, Solskjaer menyampaikan isi pertemuan itu.
Meski demikian, pelatih asal Norwegia itu tidak berkata secara eksplisit bahwa Haaland akan bergabung dengan 'Iblis Merah'. "Aku tidak mau bicara soal spekulasi apa pun," katanya seperti dilansir Goal.
"[Haaland] sudah tahu apa yang ingin dia lakukan dan dia sudah tahu juga apa yang akan dia lakukan. Jadi, aku tidak akan memberi saran kepada pemain yang bermain untuk tim lain," tambahnya.
Haaland dipandang sebagai sosok yang pas bagi Manchester United, khususnya untuk menjadi pengganti Romelu Lukaku. Setelah melego striker Belgia itu ke Internazionale, United memang belum membeli pengganti.
Sepanjang setengah musim ini, Marcus Rashford, Anthony Martial, dan Mason Greenwood bergantian menjadi ujung tombak tim. Dari ketiga nama ini, tak ada satu pun yang seproduktif Haaland.
Rashford mencetak 13 gol, Martial 6 gol, sementara Greenwood 7 gol. Bandingkan dengan Haaland yang sudah mencetak 28 gol dari 22 laga bersama Salzburg.
Memang benar bahwa Haaland cuma bermain di Bundesliga Austria. Akan tetapi, catatan 8 gol dari 6 laga Liga Champions tentu saja tidak bisa dikesampingkan begitu saja. Apalagi, Salzburg tergabung bersama dua klub kuat, Liverpool dan Napoli.
Sebagai seorang striker, Haaland bisa menawarkan sesuatu yang tak dimiliki tiga penyerang tengah United tadi, yaitu kekuatan fisik dan kemampuan berduel. Keunggulan ini mirip dengan apa yang sebelumnya bisa diberikan Lukaku.
Dengan atribut demikian, Haaland bisa menjadi alternatif khususnya ketika Manchester United berhadapan dengan tim-tim yang bermain dengan blok pertahanan rendah seperti Everton.
Sejauh ini, lawan-lawan demikianlah yang sulit sekali dikalahkan oleh Manchester United. Dari 17 laga Premier League, United hanya bisa menang 2 kali atas tim yang bermain dengan cara demikian.
-----
Mau nonton bola langsung di Inggris? Ayo, ikutan Home of Premier League. Semua biaya ditanggung kumparan dan Supersoccer, gratis! Ayo, buruan daftar di sini. Tersedia juga hadiah bulanan berupa Polytron Smart TV, langganan Mola TV, dan jersi original.
