kumparan
2 November 2019 22:28

Solusi Jadwal Kompetisi dari Iwan Bule: Koordinasi dengan Polisi

POTRAIT, Ketua PSSI terpilih Mochamad Iriawan
Ketua PSSI terpilih Mochamad Iriawan alias Iwan Bule. Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan
Salah satu masalah terbesar di persepakbolaan Indonesia adalah jadwal kompetisi yang berantakan. Ketua Umum PSSI yang baru, Iwan Bule, sudah menyiapkan solusi atas problem tersebut.
ADVERTISEMENT
Penundaan karena sulitnya mendapatkan izin pertandingan memang jamak terjadi di Indonesia. Beberapa waktu lalu, ketika demonstrasi tengah marak, misalnya, sejumlah pertandingan harus ditangguhkan.
Hal ini kemudian berimbas pada prestasi Timnas Indonesia. Penundaan-penundaan itu membuat jarak antarpertandingan bisa jadi sangat pendek dan ini membuat para pemain kelelahan saat bermain untuk 'Garuda'.
Kongres PSSI (C)
Ketum PSSI Iwan Bule bersama dua wakilnya, Cucu Sumantri (kiri) dan Iwan Budianto (kanan). Foto: kumparan/Fanny Kusumawardhani
Nah, menurut Iwan, kunci dari masalah ini adalah koordinasi dengan kepolisian dan itu harus dilakukan sampai ke tingkat Asosiasi Provinsi (Asprov).
"Saya akan melakukan pertemuan dengan Mabes Polri. Dalam lingkar Asprov, bisa koordinasi dengan Polda. Saya sampaikan ke polisi bahwa kami punya kalender Timnas," kata Iwan dalam jumpa pers Kongres Luar Biasa PSSI, Sabtu (2/11/2019).
Iwan pun menegaskan bahwa dirinya akan terus bertahan di PSSI sampai masa jabatannya habis pada 2023 mendatang dan tidak akan tergiur jabatan politis. "Saya berkomitmen kepada PSSI. Saya akan berikan yang terbaik untuk negara dalam bidang sepak bola," ucapnya.
Kongres PSSI (C)
Ketua, Wakil Ketua, dan anggota Exco PSSI 2019-2023. Foto: kumparan/Fanny Kusumawardhani
Saat ini, kepengurusan PSSI 2019-2023 sudah terbentuk. Iwan menjabat sebagai Ketua Umum, didampingi oleh Cucu Sumantri dan Iwan Budianto sebagai wakil. Kemudian, 12 anggota Komite Eksekutif juga telah terpilih.
ADVERTISEMENT
Pertanyaannya, siapa yang akan memegang jabatan sekretaris jenderal? Akankah Ratu Tisha Destria dipertahankan di pos tersebut? Well, soal ini, Iwan belum mau berbicara banyak.
"Nanti kami akan diskusi sama kawan-kawan Exco. Kami akan evaluasi apakah Bu Tisha diganti atau tidak. Lihat evaluasi. Dalam sebulan atau dua bulan akan ada keputusan," jelasnya.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan