Kumparan Logo

Spurs ke Final Liga Europa, Ange Postecoglou: Kami Bikin Banyak Orang Kesal

kumparanBOLAverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Selebrasi pemain Tottenham Hotspur, Pedro Porro (tengah), saat kontra Bodo/Glimt dalam laga semifinal leg kedua Liga Europa 2024/25 di Aspymra Stadion, Jumat (9/5) dini hari WIB. Foto: Action Images via Reuters/Paul Childs
zoom-in-whitePerbesar
Selebrasi pemain Tottenham Hotspur, Pedro Porro (tengah), saat kontra Bodo/Glimt dalam laga semifinal leg kedua Liga Europa 2024/25 di Aspymra Stadion, Jumat (9/5) dini hari WIB. Foto: Action Images via Reuters/Paul Childs

Tottenham Hotspur menang 2-0 atas atas tuan rumah Bodo/Glimt dalam laga semifinal leg kedua Liga Europa 2024/25 di Aspymra Stadion, Jumat (9/5) dini hari WIB. Agregat akhir 5-1. Pasukan Ange Postecoglou kini menjawab kritik.

Spurs menang berkat gol Dominic Solanke (63') dan Pedro Porro (69'). Ini sudah cukup bagi The Lilywhites untuk ke final Liga Europa.

Ini berbanding terbalik dengan nasib mereka di Liga Inggris yang terbenam peringkat 16 dengan 38 poin. Postecoglou pun mendapat kritikan keras atas penampilan buruk Spurs itu, meski ada faktor kehilangan sejumlah pemain senior karena cedera.

Kini, Spurs sukses ke final Liga Europa. Dalam laga dini hari tadi, mereka tanpa James Maddison dan Lucas Bergvall yang absen sepanjang musim, bahkan Son Heung-min juga absen.

Pelatih Tottenham Hotspur, Ange Postecoglou. Foto: REUTERS/Carl Recine

"Ini [Spurs ke final] akan membuat banyak orang kesal, bukan? Perdebatan sekarang sedang memanas. Yang terbaru adalah bahwa tidak seorang pun dari kami layak mendapatkan trofi jika kami menang, melainkan hanya akan berfoto bersama karena kami tidak layak," kata Postecoglou dikutip dari BBC.

"Maksud saya, siapa yang peduli jika kami sedang berjuang di Liga Inggris? Itu hal yang berbeda. Itu [ke final Liga Europa] tidak ada hubungannya dengan performa Liga Inggris. Saya tidak peduli siapa yang sedang berjuang dan siapa yang tidak. Saya pikir kami dan Manchester United telah mendapatkan hak untuk berada di sana [final]," tambahnya.

Dari segi peringkat di Liga Inggris, MU dan Spurs jelas sudah mustahil finis di zona Eropa mengingat hanya tinggal 3 pekan tersisa. Namun, mereka bisa memastikan tiket Liga Champions untuk musim depan andai juara. Final akan digelar pada 22 Mei pukul 02:00 WIB di Stadion San Mames.