Tak Dapat Lisensi, FK Senica Lenyap dari Kasta Teratas Liga Slowakia Musim Depan

28 Mei 2022 6:05
·
waktu baca 3 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Witan Sulaeman membela FK Senica saat melawan Slovan Bratislava. Foto: Instagram/@fk_senica
zoom-in-whitePerbesar
Witan Sulaeman membela FK Senica saat melawan Slovan Bratislava. Foto: Instagram/@fk_senica
ADVERTISEMENT
Kabar buruk menghampiri klub Egy Maulana Vikri, FK Senica. Tim berjuluk Zahoraci ini lenyap atau tidak akan tampil di kasta teratas Liga Slowakia musim depan usai tak dapat lisensi sebagai klub profesional.
ADVERTISEMENT
Sejatinya, lisensi FK Senica telah dicabut pada April lalu menyusul masalah yang menimpa klub. Namun, FK Senica mengajukan banding ke Badan Lisensi Asosiasi Sepak Bola Slowakia. Sayang, banding tersebut tidak berhasil. Alhasil, FK Senica dipastikan tidak bisa berlaga di kompetisi terelit Liga Slowakia pada musim 2022/23.
"Untuk ketidakpatuhan dengan persyaratan infrastruktur [stadion kandang] dan kriteria perizinan keuangan [rekening tahunan, kewajiban jatuh tempo kepada klub sepak bola lain serta staf sendiri, dan informasi keuangan untuk masa depan], otoritas perizinan memutuskan untuk menegakkan keputusan tingkat pertama otoritas lisensi dengan tidak memberikan FK Senica lisensi untuk mengarungi Liga Fortuna [kompetisi teratas Liga Slowakia] dan kompetisi klub UEFA di musim 2022/2023," bunyi pernyataan di situs resmi Liga Fortuna pada Jumat (27/5).
ADVERTISEMENT
"Klub tidak bisa membuktikan dalam dokumen banding bahwa mereka menghapus alasan yang menyebabkan tidak diberikannya lisensi dalam proses tingkat pertama," tambah bunyi pernyataan tersebut.
Lebih lanjut, keputusan tersebut sudah final dan tidak mungkin lagi untuk mengajukan banding. Nantinya, diwartakan Sportnet, klub yang akan menggantikan posisi FK Senica di kasta teratas Liga Slowakia bakal ditentukan dalam rapat Presidium ULK pada pekan depan.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Witan Sulaeman dan Egy Maulana Vikri saat membela FK Senica melawan MFK Tatran. Foto: Instagram/@fk_senica
zoom-in-whitePerbesar
Witan Sulaeman dan Egy Maulana Vikri saat membela FK Senica melawan MFK Tatran. Foto: Instagram/@fk_senica
FK Senica memang tengah dililit masalah, khususnya soal finansial. Bahkan, FK Senica dilaporkan mengalami utang hingga 1 juta euro (sekitar Rp 15,7 miliar). Gaji para pemain pun tertunggak.
Menyoal perjalanan FK Senica di musim kompetisi 2021/22, mereka finis di posisi ketujuh Regular Season Liga Slowakia. Imbas dari hal tersebut, mereka harus berjuang di Grup Degradasi untuk lolos dari degradasi.
ADVERTISEMENT
Di akhir klasemen Grup Degradasi, FK Senica mampu mengamankan tempat di kasta teratas Liga Slowakia usai menempati posisi keempat dari enam klub yang berlaga di Grup Degradasi Liga Slowakia. Namun, hal itu sia-sia, mereka tidak akan berkiprah di kasta tertinggi Liga Slowakia musim depan buntut dari lisensi sebagai klub profesional dicabut.
Witan Sulaeman Egy Maulana Vikri di FK Senica. Foto: Instagram/@fk_senica
zoom-in-whitePerbesar
Witan Sulaeman Egy Maulana Vikri di FK Senica. Foto: Instagram/@fk_senica
Pada musim 2021/22, terdapat dua pemain asal Indonesia yang merumput bersama FK Senica, yakni Egy Maulana Vikri dan Witan Sulaeman. Khusus Witan, ia hanya berstatus sebagai pemain pinjaman dari Lechia Gdansk dan akan kembali berseragam Lechia pada musim depan.
Sedangkan, Egy berstatus pemain FK Senica. Pada Januari lalu, Egy baru saja meneken perpanjangan kontrak bersama klub. Menyoal masalah yang dialami FK Senica, belum diketahui bagaimana nasib Egy selanjutnya.
ADVERTISEMENT
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020