Kumparan Logo

Tak Terima Terdegradasi, Amiens SC Layangkan Protes ke Operator Ligue 1

kumparanBOLAverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Seorang berjalan di pintu masuk Stade de la Licorne dengan logo klub sepak bola Amiens SC di Amiens, Prancis utara. Foto: AFP/PHILIPPE HUGUEN
zoom-in-whitePerbesar
Seorang berjalan di pintu masuk Stade de la Licorne dengan logo klub sepak bola Amiens SC di Amiens, Prancis utara. Foto: AFP/PHILIPPE HUGUEN

Pro-kontra terus menerpa Ligue 1 2019/20. Ya, kompetisi sepak bola paling elite se-Prancis itu telah dibubarkan lantaran tak mendapat restu dari pemerintah.

Alhasil, Ligue 1 membulatkan keputusannya untuk mengangkat Paris Saint-Germain sebagai juara musim ini. Olympique Marseille dan Stade Rennais diberikan tiket lolos ke Liga Champions. Sementara Amiens bersama Toulouse didegradasi ke Ligue 2.

Logo klub sepak bola Amiens SC. Foto: AFP/PHILIPPE HUGUEN

Amiens kemudian merilis petisi karena merasa keberatan dengan keputusan tersebut. Menurut klub berjuluk Les Licornes itu, seharusnya Ligue 1 meniadakan sistem degradasi di musim ini. Jadi periode 2020/21 bakal diikuti oleh 22 klub--ditambah dua tim promosi dari Ligue 2.

"Dihadapkan dengan keputusan ini yang penuh dengan konsekuensi yang bertentangan dengan keadilan olahraga, Amiens SC meminta Liga Sepak Bola Profesional untuk meninjau kembali posisinya dan membuat pilihan yang paling adil: Ligue 1 dengan 22 klub untuk musim depan," tulis Amiens.

Amiens bukan klub sarat prestasi. Mereka belum pernah menggamit satu titel mayor pun di Prancis, mentok-mentok cuma jadi runner-up Coupe de France di edisi 2000/01. Keikutsertaan Amiens di Ligue 1 saja baru pertama kali terjadi di musim 2017/18.

X post embed

Ngomong-ngomong, Amiens bukan satu-satunya klub yang protes atas penyetopan Ligue 1 musim ini.

Toulouse yang juga dijatuhi degradasi sebelumnya sudah melayangkan banding ke operator Ligue 1. Presiden Toulouse, Olivier Sadran, bahkan telah mengirim surat protes kepada LFP serta FFF (Federasi Sepak Bola Prancis).

embed from external kumparan

LFP menegaskan bahwa keputusan pembatalan kompetisi dirasa sudah tepat. Meski demikian, CEO LFP, Didier Quillot, tetap mempersilakan klub-klub yang tidak puas untuk mengajukan banding.

"Kami memutuskan ada dua promosi dan dua degradasi. Kemungkinan akan ada yang mengajukan banding tetapi keputusan kami sudah benar," ujar Quillot, seperti dikutip dari Reuters.

-----

Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona. Yuk, bantu donasi atasi dampak corona!