Kumparan Logo

Tangis Neymar Pecah Usai Brasil Kalah dari Argentina di Final Copa America 2021

kumparanBOLAverified-green

ยทwaktu baca 1 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pemain Brasil Neymar terlihat sedih usai kalah dari Argentina pada pertandingan Final Copa America 2021 di Estadio Maracana, Rio de Janeiro, Brasil. Foto: Ricardo Moraes/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Pemain Brasil Neymar terlihat sedih usai kalah dari Argentina pada pertandingan Final Copa America 2021 di Estadio Maracana, Rio de Janeiro, Brasil. Foto: Ricardo Moraes/REUTERS

Neymar tak kuasa menahan tangisnya saat Brasil kalah dari Argentina di Final Copa America 2021. Sang penyerang gagal mempersembahkan trofi juara bagi 'Tim Samba'.

Argentina berhasil membungkam Brasil di Final Copa America 2021. Bermain di Estadio do Maracana, Rio de Janeiro, Brasil, Minggu (11/7/2021) pagi WIB; 'Tim Tango' menang dengan skor tipis 1-0.

Gol semata wayang Argentina di laga ini dicatatkan oleh Angel Di Maria pada menit ke-21.

Terjadi momen menyedihkan saat wasit meniupkan peluit panjang tanda berakhirnya laga, khususnya bagi para pemain Brasil yang gagal meraih gelar juara.

X post embed

Salah satu sosok yang menjadi sorotan adalah Neymar. Bintang Paris Saint-Germain tersebut tertangkap kamera sangat terpukul atas kekalahan Brasil. Ia meluapkan kekecewaannya dengan menangis sesenggukan.

Sejumlah pemain Brasil yang melihat Neymar pun langsung berusaha menenangkannya. Selain itu, pelatih Argentina, Lionel Scaloni, bahkan sampai bersimpati dengan memeluk sang pemain.

Pelatih Brasil Tite memeluk Neymar usai kalah dari Argentina pada pertandingan Final Copa America 2021 di Estadio Maracana, Rio de Janeiro, Brasil. Foto: Ricardo Moraes/REUTERS

Di sisi lain, para pemain Argentina juga tidak mampu menahan rasa gembiranya setelah resmi memenangi trofi Copa America 2021. Beberapa dari mereka bahkan langsung memeluk Lionel Messi.

Adapun, kemenangan tersebut membuat Argentina resmi mengangkat trofi Copa America 2021. Ini merupakan gelar juara ke-15 bagi La Albiceleste di sepanjang sejarahnya, menyamai raihan milik Uruguay.

****

embed from external kumparan