Thomas Partey Dinyatakan Bebas Bersyarat atas Tuduhan Pemerkosaan
·waktu baca 2 menit

Mantan gelandang Arsenal, Thomas Partey dinyatakan bebas bersyarat setelah didakwa atas enam tuduhan pelecehan seksual yang melibatkan tiga perempuan di Pengadilan Westminster Magistrates, Selasa (5/8).
Gelandang asal Ghana itu didakwa atas lima tuduhan pemerkosaan terhadap dua wanita, serta satu tuduhan pelecehan seksual terhadap wanita ketiga. Dugaan pelanggaran ini terjadi antara tahun 2021 hingga 2022, saat ia masih berseragam Arsenal.
Kasusnya resmi digulirkan hanya empat hari setelah ia resmi meninggalkan The Gunners pada akhir Juni tahun ini. Pemain berusia 32 tahun itu datang ke pengadilan dengan celana panjang hitam, dan blazer biru tua saat memasuki ruang sidang sambil didampingi pengacaranya, Jenny Wiltshire.
Dalam surat jaminan yang diterima, Hakim menetapkan Partey bebas bersyarat dengan jaminan Partey dilarang melakukan kontak dengan salah satu dari ketiga wanita tersebut. Ia juga harus melapor ke pihak berwajib jika mengganti alamat secara permanen atau melakukan perjalanan Internasional.
Pengacara Partey, Jenny Wiltshire, sebelumnya mengatakan bahwa kliennya “membantah semua tuduhan yang dialamatkan kepadanya”, dan menambahkan bahwa sang gelandang menyambut baik “kesempatan untuk akhirnya membersihkan namanya”.
Hal ini terjadi di tengah laporan pemain berusia 32 tahun itu sedang siap bergabung dengan tim Spanyol Villarreal dengan kontrak satu tahun, dengan kemungkinan perpanjangan 12 bulan lagi.
Kepala hakim Paul Goldspring menjelaskan alasan melakukan persyaratan jaminan dibahas di pengadilan.
"Saya memahami bahwa dia tidak lagi bekerja di negara ini dan sekarang bermain di Spanyol," ujar kepala hakim, dikutip dari ESPN.
Polisi London pertama kali menerima laporan terkait dugaan pemerkosaan oleh Partey pada Februari 2022.
Pemain kelahiran Ghana itu direkrut Arsenal dari Atletico Madrid pada Oktober 2020 dengan 188 penampilan berseragam Merah-Putih. Ia tercatat tampil 167 kali dan mencetak sembilan gol selama berseragam The Gunners, serta memiliki 51 catatan penampilan bersama tim nasional Ghana.
Pemain asal Ghana itu dijadwalkan harus datang ke sidang kedua di Old Bailey, 2 September mendatang.
Reporter: Kevin Siadari
