Timnas Irak Diterpa Isu Pemain Titipan Jelang Piala Asia

Timnas Irak diterpa isu tak sedap dalam masa persiapan latihan jelang Piala Asia di Qatar. Rumornya, pemilihan pemain tidak murni 100 persen kehendak pelatih, melainkan ada pemain titipan dari federasi.
Hal ini cukup menjadi perhatian bagi media lokal di Irak. Kabarnya, federasi memaksakan ada sejumlah nama yang masuk ke skuad final Timnas Irak untuk Piala Asia.
Akan tetapi, hal itu langsung dibantah pelatih kepala Timnas Irak, Jesus Casas. Pria Spanyol itu menegaskan tidak ada intervensi federasi dalam pemilihan pemain.
"Asosiasi Sepak Bola Irak tidak memaksa kami untuk mencapai posisi [tertentu] di Piala Asia di Qatar. Saya mengonfirmasi bahwa Asosiasi Sepak Bola Irak memberi kami banyak hal penting, dan saya senang dengan dukungan besar ini,” kata Casas, dikutip Winwin.
"Saya sama sekali tidak mengizinkan campur tangan dalam pekerjaan saya, dan tidak ada pemain yang dipaksakan pada pilihan saya, baik di daftar sementara atau final. Jika saya merasakan adanya campur tangan dari anggota federasi, hari itu akan menjadi hari terakhir saya dengan Timnas Irak," tambah Casas.
Terkait target, Casas tak berani sesumbar bisa membawa Timnas Irak juara. Ia hanya menjamin timnya akan selalu memberikan yang terbaik di setiap pertandingan Piala Asia.
"Saya tidak bisa membuat janji yang tidak sesuai dengan kenyataan, dan mengatakan bahwa kami akan memenangkan Piala Asia. Saya tegaskan bahwa kami akan berusaha keras untuk memberikan kegembiraan di wajah rakyat Irak di setiap pertandingan yang kami mainkan selama turnamen," tegas Casas.
"Saya ingin menang melawan Jepang, dan kami memiliki semua kemampuan untuk mencapai hal itu, dan tidak ada pemain yang dapat menjamin kehadirannya di timnas kecuali dia berusaha lebih keras.”
"Ada pemain yang pantas bersama Timnas Irak di Piala Asia, tetapi seleksinya sangat sulit dan tepat, dan daftar final tidak memungkinkan lebih dari itu," tandasnya.
Adapun laga pertama Timnas Indonesia di Piala Asia adalah menghadapi Irak pada 15 Januari. Kemudian, Skuad 'Garuda' akan bersua Vietnam (19/1) dan terakhir melawan Jepang (24/1).
