kumparan
5 Maret 2019 13:01

Tubize Izinkan Firza Andika Ikuti Kualifikasi Piala Asia

Pesepak bola Timnas Indonesia U19 Firza Andika melakukan selebrasi. Foto: ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan
Satu nama yang mengundang tanda tanya pada sesi latihan Timnas U-23 Indonesia, Selasa (5/3/2019) pagi WIB, yakni Firza Andika.
ADVERTISEMENT
Dalam sesi latihan yang digelar di Lapangan ABC, Gelora Bung Karno, Senayan tersebut, Firza masih hadir di antara rekan-rekannya. Pemain asal Medan itu terlihat ikut dalam sesi gim mini yang dipimpin langsung oleh pelatih Indra Sjafri.
Itu artinya, Firza sudah menjalani latihan dua hari beruntun selepas Timnas U-23 menjuarai Piala AFF U-22 2019. Lantas, ini menimbulkan pertanyaan, mengapa Firza masih berada di Indonesia?
Semestinya, Firza sudah bergabung bersama AFC Tubize seusai Piala AFF. Pada akhir Januari 2019, Firza menandatangani kontrak 2,5 tahun dengan klub yang berkompetisi di liga level kedua Belgia tersebut.
Menjawab pertanyaan yang muncul, Firza mengaku sudah mendapatkan toleransi dari pihak klub. Alhasil, dia akan mengarungi pemusatan latihan, kemudian mengikuti Kualifikasi Piala Asia 2020, 22-26 Maret 2019 nanti, jika terpilih masuk skuat.
ADVERTISEMENT
"Kemarin agen saya (Khairul Asyraf) sudah minta izin ke coach Indra (sjafri), tetapi coach Indra enggak mengizinkan (untuk berangkat ke Tubize). Beliau (coach Indra) pun minta PSSI untuk mengrim surat izin ke sana (Tubize) sampai Kualifikasi Piala Asia U-23 mendatang," ujar Firza ketika ditemui seusai latihan.
Saat Firza Andika trial di AFC Tubize. Foto: Instagram/@2touchinternational
Akhirnya, Tubize pun memberikan izin kepada Firza untuk tinggal lebih lama bersama Timnas U-23, karena laga kualifikasi Piala Asia U-23 ini memang masuk dalam kalender FIFA. Malah, Tubize memberikan selamat kepada Firza usai menjuarai Piala AFF U-22, meski Firza sendiri tidak tahu mereka menyaksikan penampilan Firza selama di Kamboja atau tidak.
"Dari CEO di sana mengucapkan selamat dan menanyakan kapan kamu balik ke sini. Saya bilang akan mengikuti TC lagi untuk Kualifkasi Piala Asia. Nanti surat dari PSSI akan dikirm. Mereka bilang, ya, sudah tidak apa-apa. (Soal mereka lihat saya tampil atau tidak) saya tidak tahu tapi mereka mengucapkan selamat kepada saya," ujar Firza.
ADVERTISEMENT
Kembali laga terjun di pemusatan latihan seusai juara, Firza mengaku ada rasa percaya diri yang tumbuh di dalam dirinya dan juga pemain lain. Ia juga mengaku tidak akan berleha-leha dan langsung bergerak untuk meningkatkan kualitas lagi, demi menembus putaran final Piala Asia 2020 dan menjuarai SEA Games 2019.
Sementara menyoal lawan, Timnas U-23 akan menghadapi persaingan cukup sulit. Dua negara kuat di Asia Tenggara, Thailand serta Vietnam, menanti 'Garuda Muda' di Grup K Kualifikasi Piala Asia.
Pemain Timnas U-22 Indonesia, Firza Andika (kanan) saat bertanding melawan Timnas U-22 Malaysia di Stadion Nasional Olimpiade Phnom Penh, Kamboja. Foto: Aditia Noviansyah/kumparan
Meski sulit, Thailand dan Vietnam bukan tak mustahil dikalahkan. Terbukti lewat kiprah Timnas U-23 yang menghantam Vietnam dan Thailand di fase gugur sebelum akhirnya menjuarai Piala AFF 2019. Oleh karenanya, Firza melihat kesiapan dari rekan-rekan setimnya.
ADVERTISEMENT
"Kalau itu (ketemu lagi Vietnam dan Thailand) enggak masalah. Karena kami juga bisa mengimbangi permainan mereka. Lawan Vietnam itu lawan berat, ya, tapi mau enggak mau harus kami lawan," ujar Firza.
"Kami harus kerja keras kaya kemarin dan itu masih kurang. Kami akan tambah lebih banyak lagi supaya bisa mengimbangi mereka dan memenangi pertandingan," pungkasnya.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan