Kumparan Logo

UEFA Akhirnya Buka Suara soal Drama Gol Cristiano Ronaldo Tak Disahkan Wasit

kumparanBOLAverified-green

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pertandingan kualifikasi Piala Dunia Eropa antara Serbia melawan Portugal di Stadion Rajko Mitic, Beograd, Serbia (27/3). Foto: NOVAK DJUROVIC/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Pertandingan kualifikasi Piala Dunia Eropa antara Serbia melawan Portugal di Stadion Rajko Mitic, Beograd, Serbia (27/3). Foto: NOVAK DJUROVIC/REUTERS

UEFA ikut mengomentari drama gol tidak sah Cristiano Ronaldo. Menurut UEFA, kejadian itu merupakan kesalahan dari federasi sepak bola Portugal dan Serbia.

Terjadi kontroversi di laga Serbia vs Portugal dalam babak kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Eropa pada Minggu (28/3) dini hari WIB. Ronaldo berhasil membobol gawang Serbia di menit-menit akhir, namun wasit tidak mengesahkan gol itu. Bahkan, wasit memberi Ronaldo kartu kuning karena memprotes keputusan itu.

Tak terima dengan hal itu, Ronaldo meninggalkan lapangan sebelum laga selesai. Ia juga membanting ban kaptennya saat menuju ruang ganti.

Pemain Timnas Portugal Christiano Ronaldo saat pertandingan kualifikasi Piala Dunia Eropa antara Serbia melawan Portugal di Stadion Rajko Mitic, Beograd, Serbia (27/3). Foto: NOVAK DJUROVIC/REUTERS

Belum puas menunjukkan rasa kesalnya, Ronaldo pun mengirim pesan lewat akun Instagram pribadinya. Dia mengatakan bahwa ia melakukan itu karena kesal ada yang mencurangi Portugal.

Situasi pun semakin ramai meski wasit Danny Makkelie sudah meminta maaf. Sementara itu, ada pula pelatih Portugal, Fernando Santos, yang mempertanyakan kenapa tidak ada VAR atau teknologi garis gawang di laga tersebut.

collection embed figure

UEFA pun akhirnya buka suara soal kontroversi yang ada. Mereka secara khusus menjawab tentang penggunaan teknologi garis gawang di pertandingan.

"Keputusan untuk menggunakan teknologi garis gawang di kualifikasi Piala Dunia zona Eropa ada di tangan masing-masing federasi sepak bola negara yang bertanding," jelas UEFA, dilansir RT Sport.

"Keputusan untuk menggunakan teknologi garis gawang di kualifikasi Piala Dunia zona Eropa ada di tangan tuan rumah pertandingan. Jika asosiasi berencana menggunakan teknologi garis gawang, mereka harus mendapat izin tertulis dari asosiasi negara yang berkunjung sebelum itu bisa digunakan."

"Pada 2019, UEFA mengajukan kepada FIFA untuk menggunakan VAR pada kualifikasi Piala Dunia. Namun, dampak pandemi pada kemampuan operasional dan logistik menunda implementasi VAR," tutup pernyataan itu.

Pemain timnas Prancis Lucas Hernandez berebut bola dengan pemain timnas Portugal Cristiano Ronaldo pada pertandingan UEFA Nations League di Estadio da Luz, Lisbon, Portugal. Foto: Rafael Marchante/REUTERS

Gol Ronaldo yang tak disahkan wasit membuat Portugal hanya meraih satu angka. Mereka sejatinya sempat unggul dua gol lebih dulu melalui Diogo Jota, tetapi kebobolan gol Aleksandar Mitrovic dan Filip Kostic di babak kedua.

Dengan hasil itu, Portugal menempati posisi kedua di klasemen sementara Grup A berbekal empat angka dari dua laga. Mereka punya nilai serupa dengan Serbia yang berada di puncak klasemen, tetapi kalah dalam selisih gol.

***

embed from external kumparan