Kumparan Logo

Ulang Tahun PSSI: Luis Milla Bangga Pernah Jadi Bagian Sepak Bola Indonesia

kumparanBOLAverified-green

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Luis Milla Aspas saat masih membesut Timnas Spanyol U-21. Foto: AFP/Jonathan Nackstrand
zoom-in-whitePerbesar
Luis Milla Aspas saat masih membesut Timnas Spanyol U-21. Foto: AFP/Jonathan Nackstrand

Pernah menjabat sebagai pelatih Timnas Indonesia barangkali membuat Luis Milla merasa dekat dengan sepak bola Tanah Air. Ucapan selamat bagi federasi sepak bola Indonesia alias PSSI yang berulang tahun ke-90 pada Minggu (19/4/2020) pun diberikannya.

"Selamat ulang tahun ke-90 untuk Federasi Sepak Bola Indonesia! Saya sangat bangga punya kesempatan untuk menghidupi momen-momen menyenangkan di negara gila bola ini," tulis Milla di akun Instagramnya.

Meski bukan orang Indonesia, sepak bola Tanah Air tak asing bagi Milla. Pelatih asal Spanyol ini pertama kali menjabat sebagai pelatih Timnas pada 20 Januari 2017. Target terdekat PSSI waktu itu sangat jelas: Timnas juara SEA Games 2017 dan Asian Games 2018.

Milla saat diperkenalkan PSSI pada 2017. Foto: Sigid Kurniawan/ANTARA

Perekrutan Milla kala itu diawali dengan harapan bahwa Timnas tak hanya menggamit gelar juara, tetapi juga bermain cerdas dan modern.

Apes, pencapaian serupa di Spanyol U-21 tidak direngkuh Milla bersama Timnas. Emas SEA Games 2017 tak bisa diraih, emas Asian Games 2018 cuma tinggal angan.

Beberapa saat setelah pesta olahraga se-Asia tadi tuntas, Milla angkat kaki dari Timnas. Kondisi kian ironis karena pengunduran diri tersebut diikuti dengan persoalan gaji yang tak kunjung beres.

Mantan pelatih Timnas Indonesia, Luis Milla Foto: Aditia Rizki/kumparan

Meski demikian, bukan berarti cerita muram menjadi satu-satunya kisah antara Milla dan sepak bola Tanah Air. Pelatih asal Spanyol itu setidaknya bisa memberikan karakter permainan buat tim Merah-Putih.

Pencinta sepak bola Indonesia senang dengan filosofi yang dibawa Milla. Bermain cepat dengan operan pendek, fisik pemain digembleng agar mumpuni menerapkan strategi. Determinasi pun selalu ditampilkan di lapangan.

Berangkat dari situ, tak heran jika Milla tetap menjadi salah satu favorit publik saat pencarian pelatih Timnas pada November 2019.

===

kumparanDerma membuka campaign crowdfunding untuk bantu pencegahan penyebaran corona virus. Yuk, bantu donasi sekarang!